Home / Berita Kompolnas / Tingkatkan Pengawasan di Semua Markas

Tingkatkan Pengawasan di Semua Markas

JAKARTA — Meskipun ada peristiwa pelemparan bahan peledak ke Markas Kepolisian Sektor Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kepolisian Negara RI memastikan pengamanan pada perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 berjalan lancar serta tidak ada insiden besar.

Akan tetapi, Polri diharapkan meningkatkan pengawasan di semuamarkas untuk mencegah potensi serangan. Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan, Operasi Lilin mulai 22 Desember 2017 hingga 3 Januari 2018 berjalan aman. Hal itu diindikasikan dengan tidak ada peristiwa menonjol, terutama pada perayaan malam Natal dan Tahun Baru.

”Kegiatan Tahun Baru seluruhnya aman, tidak ada kejadian menonjol. (Penyerangan Mapolsek Bontoala) itu kecil saja, seharusnya publik melihat hasil pengamanan di tempat lain, masak dari 5.000 mapolsek di Indonesia hanya satu yang dikedepankan,” tutur Setyo di Markas Besar Polri, Jakarta, Selasa (2/1).

poengkyKomisioner Komisi Kepolisian Nasional, Poengky Indarti, menilai Operasi Lilin 2017 berjalan sukses sehingga potensi keamanan, terutama serangan teror, mampu diredam dan tidak mengancam keamanan masyarakat dalam perayaan Natal dan Tahun Baru.

Namun, Poengky mengingatkan, peristiwa di Mapolsek Bontoala perlu menjadi perhatian khusus bagi jajaran kepolisian. Sebab, anggota kepolisian telah menjadi target serangan kelompok teroris.

Hingga kini tim penyidik Polda Sulawesi Selatan masih menyelidiki penyerangan bom molotov ke Mapolsek Bontoala. Menurut Setyo, kondisi kesehatan dua korban penyerangan itu, yaitu Kepala Polsek Bontoala Komisaris Rafiuddin dan Brigadir Yudirsan, telah membaik. Rafiuddin mengalami luka ringan di jari, sedangkan Yudirsan sempat menjalani operasi karena serpihan bahan peledak melukai paha kanan dan jari kelingking. (SAN)

 

Sumber:

[Kompas, 3 Jan 2018]

https://www.pressreader.com/indonesia/kompas/20180103/281900183592075