Home / Berita Kompolnas / Tim Saber Pungli dan Kompolnas Siap Tindaklanjuti Dugaan Calo SIM di Polda Metro

Tim Saber Pungli dan Kompolnas Siap Tindaklanjuti Dugaan Calo SIM di Polda Metro

Jakarta – Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) dan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) siap menindaklanjuti dugaan masih maraknya praktik percaloan SIM di Wilayah Hukum Polda Metro yakni Samsat Daan Mogot, Jakarta Barat dan Samsat Polres Metro Kota Bekasi.

Demikian dikatakan Ketua Pelaksana Tugas Saber Pungli Komjen Pol Dwi Priyatno dan Komisaris Kompolnas Poengki Indarti yang dikonfirmasi SP, Rabu dan Kamis (27-28 /9).

Poengki mengatakan, aksi pungli tersebut seharusnya sudah dihentikan bahkan penertiban proses kepengurusan SIM sesuai prosedur wajib dijalankan dengan baik oleh pihak yang berwenang menangani proses permohonan surat izin mengemudi itu.

Mengingat, tuturnya, percaloan selain merupakan bagian kejahatan suap menyuap dengan unsur pungli, juga berdampak merusak penegakan hukum, karena akibat ulah pelaku atau pun pihak-pihak tertentu yang diduga menjadi beking telah meresahkan dan merugikan masyatakat.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Tugas Saber Pungli Komjen Pol Dwi Priyatno mengingatkan masyarakat, terutama mereka yang sedang mengurus surat izin mengemudi di Samsat atau tempat pelayanan dokumen kendaraan jika melihat langsung bahkan mendengar adanya praktik percaloan, pungli, atau KKN agar segera melaporkan langsung ke Irwasum Mabes Polri atau pihak berwenang lainnya.

Menjawab masih maraknya percaloan SIM di Samsat Daan Mogot dan Polres Metro Bekasi apakah Tim Saber akan terjun ke lapangan untuk menyelidiki hal tersebut, Komjen Pol Dwi Priyatno menandaskan, pihaknya pasti menindaklanjuti informasi tersebut.

Lebih lanjut, Komisioner Kompolnas Poengki Indarti mengatakan, masih adanya dugaan percaloan SIM di Samsat Daan Mogot dan Samsat Polres Metro Kota Bekasi harus segera dihentikan dan jika terbukti harus diproses sesuai prosedur yang berlaku.

“Karena itu, jika masyarakat melihat ada praktik penyimpangan seperti itu dimohon untuk segera melaporkan ke Irwasum atau Satgas Saber Pungli. Masyarakat diimbau tidak mentolelir praktik percaloan. Polri yang bersih adalah amanat dari reformasi kepolisian yang harus didukung semua pihak,” ujar Poengki.

Hal ini sesuai dengan tujuan pembentukan Satgas Saber Pungli berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar dan Keputusan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Nomor 78 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar.

Dikatakan, Satgas Saber Pungli diharapkan mampu melaksanakan tugas sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan dalam rangka mewujudkan kehidupan sebagai bangsa yang bebas dari pungutan liar.

Menko Polhukam Wiranto sebagai koordintor Tim Satgas Saber meminta agar seluruh lapisan masyarakat secara aktif melaporkan aktivitas pungli yang mereka temukan di lingkungan sekitar pemerintahan.

“Saya mengharapkan pada waktu yang sama masyarakat sudah siap untuk memberikan bantuan dan dukungan dengan secara aktif melapor,” pintanya, seperti dilansir dari laman setkab.go.id.

Wiranto menjamin setiap laporan yang diterima, nantinya akan ditindaklanjuti oleh tim Satgas Saber Pungli secara cepat. “Laporan masyarakat bisa disampaikan melalui saberpungli.id atau sms ke nomor telepon 1193, atau bisa juga menghubungi call center 193.

Menko Polhukam mengatakan, pihaknya akan merahasiakan alamat pelapor soal pungutan liar. “Yang penting adalah alamat dari instansi kementerian lembaga terkait yang melakukan pungli itu, yang nanti dari pimpinan katakan kepada Kepala Satgas untuk melakukan aksi,” ujar Wiranto.

Sesuai Perpres Nomor 87 Tahun 2016, Satgas Saber Pungli melaksanakan pemberantasan pungutan liar secara efektif dan efisien dengan mengoptimalkan pemanfaatan personel, satuan kerja, dan sarana prasarana, baik yang berada di kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah.

Dalam melaksanakan tugasnya, menurut Perpres ini, Satgas Saber Pungli menyelenggarakan fungsi: a. Intelijen; b. Pencegahan; c. Penindakan; dan d. Yustisi.

Sedangkan wewenang Satgas Saber Pungli, membangun sistem pencegahan dan pemberantasan pungutan liar, , melakukan pengumpulan data dan informasi dari kementerian/lembaga dan pihak lain yang terkait dengan menggunakan teknologi informasi, mengoordinasikan, merencanakan, dan melaksanakan operasi pemberantasan pungutan liar, melakukan operasi tangkap tangan, memberikan rekomendasi kepada pimpinan kementerian/lembaga, serta kepala pemerintah daerah untuk memberikan sanksi kepada pelaku pungli sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undang, memberikan rekomendasi pembentukan dan pelaksanaan tugas lain unit Saber Pungli di setiap instansi penyelenggara pelayaan publik kepada pimpinan kementerian/lembaga dan kepala pemerintah daerah, dan terakhir melakukan evaluasi.

[Gardi Gazarin / PCN | Kamis, 28 September 2017 | 16:03 WIB] http://www.beritasatu.com/hukum/455125-tim-saber-pungli-dan-kompolnas-siap-tindaklanjuti-dugaan-calo-sim-di-polda-metro.html