Home / Berita Kompolnas / Sambangi Polres Bone Bolango Dan Polres Gorontalo, Kompolnas RI Cek Kesiapan PAM Pilkada Tahun 2020

Sambangi Polres Bone Bolango Dan Polres Gorontalo, Kompolnas RI Cek Kesiapan PAM Pilkada Tahun 2020

Kompolnas,go.id,Gorontalo- Pelaksanaan pemantauan Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) serentak tahun 2020, yang berlangsung di wilayah hukum Polda Gorontalo kembali dilakukan oleh anggota Kompolnas RI, Irjen Pol (Purn) Drs Yotje Mende,M.Hum bersama Kabag HIK Sekretariat Kompolnas RI, Kombes Pol, Joko Purwanto,S.IK,SH.

Sesuai dengan agenda pelaksanaan kunjungan kerja untuk pelaksanaan pemantauan kesiapan pengamanan Pilkada, di hari ke-2, Rabu (29/7/2020), dilakukan tim Kompolnas RI dengan mengunjungi Polres Bone Bolango dan Polres Gorontalo.

Sebelum melakukan kunjungan ke Polres Bone Bolango, tim Kompolnas RI, Irjen Pol (Purn) Drs Yotje Mende, bersama Kabag HIK, Set Kompolnas RI, Kombes Pol, Joko Purwanto,S.IK,SH, terlebih dahulu menjalani rapid tes oleh personil Bid Dokes Polda Gorontalo.

Usai melaksanakan rapid tes, tim Kompolnas kemudian melakukan koordinasi dengan Irwasda Polda Gorontalo,Kombes Pol, Yacub.D.K,S.IK, terkait kesiapan kunjungan kerja ke Polres Bone Bolango, Polres Gorontalo dan Polres Gorontalo Utara.

Dalam kunjungan kerja ke Polres Bone Bolongo, pada pukul 08.00 WIT, tim Kompolnas RI yang didampingi Auditor Itwasda Polda Gorontalo, Kombes Pol Amirjan S.IK, diterima langsung oleh Kapolres Bone Bolango, AKBP Suka Irawanto,S.IK,M.Si.

Tiba di Polres Bone Bolango, tim Kompolnas melakukan silatuhrami sekaligus menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan kerja, terkait dengan pelaksanaan pemantauan kesiapan pengaman Pilkada yahun 2020 di wilayah hukum Polda Gorontalo khususnya di wilayah Polres Bone Bolango.

Pelaksanaan pembahasan kesiapan pengamanan Pilkada oleh Porles Bone Bolango digelar dalam, rapat bersama tim Kompolnas RI, yang dihadiri langsung oleh Kapolres Bone Bolango, AKBP Suka Irawanto,S.IK,M.Si, dan anggota Kompolnas RI, Irjen Pol, Drs Yotje Mende.

Dalam penuturannya, Kapolres Bone Bolango, menyampaikan pemaparan kesiapan pengamanan Pilkada, yang diawali dengan   pemaparan terkait dengan pemetaan wilayah-wilayah yang terdampak Covid-19.

“Untuk kesiapan pengamanan Pilkada sesuai tahapan dan rencana pengamanan Pilkada, Polres Bone Bolango mengerahkan personil 322 personel pengamanan, yang terdiri dari 164 personel dari Polres Bone Bolango dan 158 personel dari masing-masing Polsek yang ada di wilayah satuan kerja Polres Bone Bolanggo,” ungkap Kapolres Bone Bolango.

Kaporles menuturkan, untuk pengamanan pantahapan Pilkada, pada tahap pendaftaran paslon tertanggal 4 September sampai 6 September 2020, dengan personel pengamanan sebanyak 162 personel, tahapan penetapan paslon, tanggal 23 Spetember 2020 di kawal 162 personel, tahapan pengundian nomor urut, tanggal 24 September 2020, dikawal 162 personel, tahap kampanye, tertanggal 26 September 2020 sampai tanggal 5 Desember 2020 dikawal oleh 242 personel.

Pada tahapan masa tenang Pilkada, tanggal 6 September sampai 8 Desember 2020, akan dikawal 97 personel, tahapan pemungutan dan perhitungan suara, tanggal 9 Desember 2020 akan dikawal 322 personil, tahapan rekap dan hasil suara, tanggal 10 Desember sampai 17 Desember 2020, akan dikawal 80 personel, tahapan penetapan paslon menunggu putusan akan dikawal 162 personel dan tahapan pelantikan (Menunggu Putusan) akan di kawal 162 personel Polres Bone Bolango.

“Selain mengerahkan personel pengamanan untuk mengawal setiap pentahapan Pilkada, Polres Bone Bolango juga mengantisipasi beberapa permasalah yang terjadi di masa tenang, seperti ancaman teror, kampanye terselubung, kampanye rumah ke rumah, intimidasi kepada orang atau kelompok dan money politik,”tutur Kapolres Bone Bolango

Ia mengatakan, pada pelaksanaan pengamanan Pilkada, Polres Bone Bolango juga diperhadapkan dengan beberapa kendala, seperti bertambahnya jumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang semulanya berjumlah 275 TPS bertambah jumlah menjadi 350 TPS. Hal ini tentunya membutuhkan penambahan anggaran guna mendukung pelaksanaan tugas bagi personel yang melaksanakan pengamanan.

“Selain ini, ditengah pandemi Covid-19, pelaksanaan pengamanan Pilkada oleh Polres Bone Bolango dihadapkan dengan masalah belum adanya dukungan anggaran untuk pengadaan alat pelindung diri, yang berpotensi personel pengamanan tertular virus Covid-19. Kendala lainnya juga berkaitan dengan pendistribusian logistik Pemilu melewati medan yang jauh dan sulit untuk di akses kendaraan roda empat (Mobil),”ucap Kapolres Bone Bolango.

Dikesempatan yang sama, anggota Kompolnas RI,Irjen Pol (Purn) Drs Yotje Mende, dalam sambutan-nya mengatakan, maksud dan tujuan kunjungan kerja yang dilakukan Kompolnas RI ke Polres Bone Bolango, adalah untuk mengumpulkan data dan pengecekan kesiapan pengamanan Pilkada serta penanganan Pandemi Covid-19

 “ Dalam kunjungan kerja ini, Kompolnas akan mengumpulkan data dan informasi terkait dengan kesiapan pengamanan Pilkada oleh Polres Bone Bolango. Tentunya dari data-data tersebut, akan di susun dalam sebuah laporan pertanggung jawab oleh Kompolnas RI untuk di serahkan kepada Presiden dan Kapolri. Langkah ini dilakukan sebagai upaya Kompolnas dalam mendorong Polri yang profesional dan mandiri,”ungkap Yotje Mende.

Dalam kesempatan tersebut, Yotje Mende juga menekanan berkiatan dengan kelengkapan administrasi pendukung pengamanan Pilkada, yang tentunya harus di dukung dengan informasi intelejen dalam pelaksanaan rencana kontijensi yang ada di wilayah hukum Polres Bone Bolango.

“Untuk menghadapi situasi kontijensi,dengan keterbatasan sumber daya, di Polres Bone Bolango harus berkoordinasi untuk diback up oleh Polda Gorontalo,” tutur Yotje.

Jenderal Purnawirawan Polri itu menuturkan, dalam pelaksanaan pengamanan Pilkada, Polres Bone Bolango juga harus menyiapkan dengan baik sarana dan prasarana pendukung dalam pergeseran pasukan maupun dalam menghadapi situasi kontijensi.

“Satuan fungsi operasional Polres Bone Bolango sesuai dengan tugasnya, harus dipersiapkan dengan baik dalam mendukung kegiatan pengamanan Pilkada. Selain itu dalam menghadapi situasi kontijensi personil pengamanan Polres Bone Bolango harus tegas dalam tugas namun tetap humanis dan santun untuk melayani masyarakat,” himbau Yotje Mende.

Selain melakukan kunjungan kerja serta rapat koordinasi pemantauan kesiapan pengamanan Pilkada di Polres Bone Bolango, tim Kompolnas RI juga melakukan kunjungan kerja ke Polres Gorontalo.

Dalam kunjungan kerja ke Polres Gorontalo, tim Kompolnas RI yang di dampingi personel Itwasda Polda Gorontalo, diterima oleh Kapolres Gorontalo, AKBP. Ade Permana, S.IK.

Dalam kunjungan ke Polres Gorontalo, tim Kompolnas RI juga melakukan pengecekan kesiapan Polres Gorontalo dan jajaran. Kunker tsb untuk mengecek kesiapan pengamanan Pilkada serentak tahun 2020, Kegiatan pengecekan dipimpin langsung Kapolres Gorontalo, AKBP Ade Permana,S.IK, dan Komisioner Kompolnas, Irjen Pol (Purn) Drs Yotje Mende.

Dalam kegiatan pengecekan tersebut, anggota Kompolnas Irjen Pol (Purn) Yotje Mende menyampaikan beberapa penekananan terkait kesiapan pengamanan Pilkada oleh Polres Gorontalo, diantaranya berkaitan dengan penyusunan administrasi rencana operasi pengamanan Pilkada yang harus di siapkan secara baik.

Selain itu, berkaitan dengan penambahan jumlah tempat pemungutan suara (TPS), kiranya dapat diperhatikan dan dilaporkan terkait dengan anggaran tambahan untuk personil pengamanan yang ada di tiap-tiap TPS.

“ Cek dan ricek penugasan anggota pengamanan, sehingga tidak over laping dan double pembayaran anggaran pengamanan yang dapat mengakibatkan tuntutan ganti rugi. Selain itu dalam melaksanakan tugas pengamanan personil pengamanan jangan ragu melakukan tindakan tegas dalam menanggulangi tindakan anarkis yang dapat berdampak besar terhadap situasi kamtibmas,” tegas Yotje Mende.

Mantan Kapolda Papua itu juga menghimbau kepada Polres Gorontalo, agar meminta bantuan di back up dari Polda Gorontalo dalam pengamanan Pilkada.

“Jangan ragu minta backup Polda Gorontalo apabila sumber daya yang ada di Polres Gorontalo kurang dalam hadapi situasi kontijensi,” himbau mantan Kapolda Papua itu. (FER)