Home / Berita Kompolnas / Rusuh Mako Brimob, Polri Harus Prioritaskan Keselamatan

Rusuh Mako Brimob, Polri Harus Prioritaskan Keselamatan

Polisi masih melakukan proses negosiasi dengan para napi teroris yang ‘menguasai’ Rutan Mako Brimob. Negosiasi dilakukan agar para napi segera menyerahkan diri, demi keselamatan sekitar 130 napi lainnya di sana, yang bukan napi teroris.
Dalam melakukan proses negosiasi dan upaya lainnya untuk menyudahi tragedi itu, Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Andrea H Poeloengan, mengimbau Polri harus memprioritaskan keselamatan anggotanya.
“Apapun operasi dan tindakan yang dilakukan oleh Polri, harus memprioritaskan keselamatan anggota. Kalau pun harus melakukan tindakan repersif, maka harus berdasarkan pertimbangan keselamatan anggota,” ujar Andrea dalam keterangan tertulis, Rabu (9/5).
“Kalau diserbu, harus dengan taktik yang memastikan keselamatan anggota dan mematikan bagi teroris,” imbuh dia.
Agar kejadian serupa tak kembali terulang, Andrea mengimbau adanya peningkatan keamanan untuk rutan tahanan teroris. SOP pemeriksaan teroris juga harus diperbaiki.
“Ke depannya, rutan untuk tahanan teroris dan SOP pemeriksaan teroris harus luar biasa. Artinya maximun security dan treatment, karena terorisme kejahatan luar biasa dan teroris adalah penjahat luar biasa,” papar Andrea.