Home / Berita Kompolnas / Rapat Bersama Komisi III DPR RI, Ketua Kompolnas Beberkan Nilai Positif Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo

Rapat Bersama Komisi III DPR RI, Ketua Kompolnas Beberkan Nilai Positif Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo

Kompolnas.go.id- Penunjukan  Kabareskrim Polri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, sebagai calon tunggal Kapolri oleh Presiden RI, Ir.Joko Widodo, untuk menggantikan Jenderal Polisi Idam Azis, yang akan memasuki masa pensiun dinilai sangat tepat.

Hal tersebut, dibeberkan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (MENKOPOLHUKAM), Prof Mahfud MD, selaku Ketua Komisi Kepolisian Nasional (KOMPOLNAS), saat menghadiri langsung virtual zoomeeting, rapat dengar pendapat umum Calon Kapolri, oleh Ketua Kompolnas kepada Komisi III DPR RI, Senin (18/1/2021).

Rapat yang berlangsung di ruangan rapat Komisi III DPR RI, gedung Nusantara II, lantai I, dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Dr. Ir. H. Adies Kadir,SH.M.Hum (Fraksi Parta Golkar)  di damping Wakil Ketua H. Ahmad Sahroni, S.E, M.I.Kom (Fraksi Partai Nasdem), dan Wakil Ketua, Ir.Pangeran Khairul Saleh,M.M (Fraksi PAN).

Dihadiri oleh anggota Komisi III DPR RI. Serta turut di hadiri oleh Ketua Kompolnas, Prof Mahfud MD, Sekretaris Kompolnas, Irjen Pol (Purn), Dr. Benny Jozua Mamoto,SH,M.Si, di dampingi Komisioner Kompolnas, Irjen Pol (Purn), Drs Pudji Hartanto Iskandar,MM, Peongky Indarti,SH,LLM, Dr. Albertus Wahyuruhdanto, M.Si,  Yusuf,S.Ag.M.Si dan H. Mohhamad Dawam, S.HI,MH

“Pada akhirnya Kompolnas menilai secara profesional Kapolri, Bapak Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo,berdasarkan hasil tes psikologi dan kepribadian terhadap yang bersangkutan, diperoleh data sebagai berikut, mempunyai kepribadian yang ramah dan mudah bergaul, memiliki pembawaan yang tenang, dan dapat meredam emosi serta sikap rendah hati,”ungkap Ketua Kompolnas

Mahfud menuturkan, sosok kepribadian Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo yang rama dan mudah bergaul ditunjukan dengan kemampuannya untuk menjalin relasi dengan Tokoh Agama Islam maupun Non Islam, dengan Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri.

Selain itu berkaitan dengan pembawaan yang tenang, dan dapat meredam emosi. di tunjukan dengan kemampuan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, dalam menjawab pertanyaan dari para Awak Media, dengan tenang,praktis dan independen walaupun kadangkala harus menghadapi pertanyaan maupun pernyataan yang lugas dan kritis.

Sedangka sikap rendah hati bukan rendah diri.  Rendah hati itu berarti orangnya tegas namun tidak berusaha untuk meninggikan diri, kalau dalam Islam “Toladoh”.

“Pa Lisgit juga selalu bersedia untuk menemui dan berkonsultasi dengan senior-senior dalam pelaksanaan tugas, dengan pimpinan, maupun dengan masyarakat,”Ucap Mahfud.

Mahfud mengatakan, dalam melakukan penelusuran dan penilaian, ada memang penilaian yang postif dan penilaian yang negatif. Temuan positif yang didapatkan dari Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo yaitu, sikap toleran yang menojol, dan berkomunikasi dengan baik. Berkopetensi sebagai reserse yang handal dengan rekam jejak sepanjang kariernya bertugas di fungsi reserse.

Sikap loyal terhadap pimpinan, serta mudah berkomunikasi dengan Presiden terutama komunikasi sehari-hari 24, untuk menyampaikan situasi terkini, agar presiden mendengar dan mengatahui situasi yang sedang terjadi, terutama penanganan di sektor keamanan.

“Nilai positif lainnya, dari Komjen Pol Listyo Sigit adalah, agar terjadi regenerasi di tubuh Polri, yang berjalan baik. Hal ini dikarenakan Komjen Pol Listyo Sigit adalah Lulusan AKPOL 1991, yang telah berhasil menyandang pangkat Komjen Pol. Ini akan meningkatkan semangat regenerasi muda Polri untuk berlomba-lomba berprestasi yang menunjukan profesionalitas dalam melaksanakan tugas,”tutur Mahfud.

Mahfud menuturkan, nilai negatif dari Komjen Pol Lisyo Sigit Prabowo adalah tampilan publikasi publik tidak terlalu menonjol. Dikarekan pribadinya yang tidak terlalu menggebu-gebu dan tidak terlalu banyak memberikan keterangan. Pribadi yang tidak terlalu banyak berbicara dengan kalangan media, serta pengalaman kewilayahan untuk tingkat Polda, baru sekali menjadi Kapolda Banten.