Home / Berita Polri / Proses Seleksi Taruna Akpol Bisa Dipantau Lewat Aplikasi Ini

Proses Seleksi Taruna Akpol Bisa Dipantau Lewat Aplikasi Ini

Foto: Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Arief Sulistyanto (Fajar-detikcom)
Foto: Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Arief Sulistyanto (Fajar-detikcom)

Jakarta – Rekrutmen calon taruna Akademi Kepolisian (catar Akpol) memasuki tahap akhir. Untuk mempermudah orang tua catar melihat hasil tes anaknya pada tahap seleksi tingkat pusat, Polri menghadirkan aplikasi ‘Clean & Clear (C&C) SDM Polri’.

“Bisa diinstal di HP Android para orang tua karena catar tidak boleh bawa HP. Aplikasi ini hanya bisa melihat nilai anaknya,” kata Asisten Bidang SDM Kapolri Irjen Arief Sulistyanto kepada detikcom lewat pesan singkat, Senin (31/7/2017).

Dengan hadirnya aplikasi ini, kata Arief, orang tua catar yang berada jauh dari Kota Semarang tidak perlu repot mendatangi gedung Akpol. Dia melanjutkan pembuatan aplikasi Clean & Clear SDM Polri sejatinya berkaitan dengan pelaksanaan reformasi di bidang SDM Polri.

“Sehingga orang tua yang berada di tempat yang jauh bisa memonitor melalui aplikasi ini tanpa harus datang ke Semarang. Aplikasi ini baru pertama kali diterapkan dalam rekrutmen tahun 2017 sebagai pelaksanaan dari reformasi bidang SDM Polri. Transparansi dan objektivitas yang kami jadikan jaminan kepada para catar dan orang tuanya,” tutur Arief.

Mantan Kapolda Kalimantan Barat ini berharap upaya reformasi di bidang SDM Polri mampu menutup celah bagi oknum panitia yang mencoba-coba berbuat curang dalam proses rekrutmen taruna Akpol. Pembenahan proses rekrutmen ini, dinilai Arief, sebagai titik awal pembenahan-pembenahan proses lainnya di tubuh Korps Bhayangkara.

“Dengan demikian, (menegakkan transparansi dan objektivitas) tidak ada peluang bagi kami, panitia, untuk main-main. Dan tidak bisa lagi mengakomodir intervensi karena semua sudah transparan,” ucap dia.

“Mungkin inilah saatnya kita lakukan pembenahan Polri berawal dari proses rekrutmen,” ujar jenderal bintang dua itu.

Arief menyadari masyarakat membutuhkan aparat penegak hukum yang profesional dalam menjalankan kewenangannya. “Ini bukan maunya Arief sebagai As SDM. Tetapi ini sudah menjadi tuntutan masyarakat untuk memiliki Polri yang berkualitas dan profesional,” kata dia.

Arief menerangkan tes penentuan tahap akhir (pantukhir) catar Akpol akan dilakukan besok, Selasa (1/8). Tes pantukhir akan dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Syafruddin di Gedung Indonesia, Akpol, Semarang, Jawa Tengah.

“Setelah tahap akhir, maka seluruh nilai dari seluruh tahapan akan direkapitulasi dengan bobot yang telah ditentukan, kemudian di-ranking. Panpus (panitia pusat) akan menentukan kuota catar yang lulus di tiap Polda. Catar akan diambil berdasarkan urutan nilai teratas yang diperoleh,” tutur Arief.

Berikut ini uraian tahap seleksi Akpol tingkat pusat sejak 13 Juli 2017:

-Tahap 1 : Pemeriksaan administrasi dan pemeriksaan kesehatan badan dan kesehatan jiwa. Sebanyak 25 catar gugur (2 administrasi, 8 kesehatan jiwa, dan 15 kesehatan badan).

-Tahap 2 : Pemeriksaan psikologi dan mental kepribadian. Sebanyak 7 catar gugur.

-Tahap 3 : Tes kesamaptaan jasmani dan antropometri. Sebanyak dua catar gugur. Sistem gugur hanya sampai tahap 3, sedangkan yang lolos di tahap ini bisa berlanjut mengikuti sampai tahap akhir.

-Tahap 4 : Tes akademik yang diikuti 331 catar.

-Tahap 5 : Tes pantukhir, yaitu para catar parade di depan komisi, yang diketuai Wakapolri dengan anggota Irwasum, Kalemdikpol, As SDM, Kadivpropam, dan Gubernur Akpol.
(aud/fjp)

 

Sumber: Audrey Santoso – detikNews – Senin 31 Juli 2017, 20:29 WIB

Link: https://news.detik.com/berita/3581039/proses-seleksi-taruna-akpol-bisa-dipantau-lewat-aplikasi-ini