Home / Berita Polri / Polri Imbau Penolakan Omnibus Law Ciptaker Diajukan ke MK

Polri Imbau Penolakan Omnibus Law Ciptaker Diajukan ke MK

Hadi IsmantoNews

PMJ – Polri meminta kepada seluruh kalangan yang menolak Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja dapat menggugat melalui jalur hukum. Salah satunya dengan mengajukan gugatan Judicial Review (JR) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan penolakan melalui demonstrasi itu berpotensi besar terjadi penyebaran virus corona (Covid-19). Dengan jalur hukum, hal tersebut bisa dicegah sehingga tidak timbul klaster baru.

“Kami mengimbau agar penolakan Omnibus Law (UU Ciptaker) bisa diajukan ke MK,” ujar Argo dalam keterangannya, Kamis (8/10/2020).

Argo menyampaikan, sejauh ini sudah ditemukan ada 27 pendemo tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja yang dinyatakan reaktif Covid-19. Data tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan Rapid Tes di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Dari data terbaru, ditemukan ada 27 orang massa pendemo dinyatakan reaktif Covid-19,” jelasnya.

Terkait aksi unjuk rasa ini, Argo memastikan jajaran kepolisian akan melakukan pengamanan semaksimal mungkin. Hal ini dilakukan agar massa tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak benar atau hoax.

“Diharapkan warga yang demonstrasi agar tetap memperhatikan aturan hukum yang berlaku,” tukasnya.(Hdi)