Home / Berita Polri / Polri Bentuk Tim Khusus untuk Investigasi Masalah Pembangunan Rumah Ibadah

Polri Bentuk Tim Khusus untuk Investigasi Masalah Pembangunan Rumah Ibadah

MerahPutih | Jumat, 14 Februari 2020 pukul 03.38

MerahPutih.Com – Kabareskrim Polri Komjen Sigit Prabowo tengah menyelidiki kasus masalah rumah ibadah di Karimun, Kepulauan Riau dan pengrusakan musala di Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Komjen Sigit akan menjadi kepala tim untuk melakukan penyelidikan sebagai kelanjutan dari perintah Presiden Jokowi kepada Kapolri.

“Nanti untuk melihat kondisi seperti apa di sana,” kata Karopenmas Polri Brigjen Argo Yuwono kepada wartawan di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (13/2).

Menurut Argo, proses investigasi kasus tersebut masih berjalan.

Apabila penyidikan kasus tersebut sudah selesai, berkas perkara akan diserahkan kepada kejaksaan.

“Nanti kita akan menunggu bagaimana perkembangannya, apa sudah selesai belum, kalau sudah selesai segera dikirimkan ke jaksa,” ujar Argo.

Hingga saat ini, polisi telah menetapkan delapan tersangka terkait kasus perusakan tempat ibadah umat Muslim di Perumahan Griya Agape, Desa Tumaluntung, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara, Rabu (29/1) lalu.

Para tersangka berinisial NS, HK, YAM, JS, JFM, CCT, SR, dan CMT.

Para tersangka disangkakan Pasal 170 KUHP subsider Pasal 406 KUHP juncto Pasal 55 dan 56 KUHP.

Sementara, Polemik pembangunan Gereja katolik Paroki Santo Joseph di Karimun telah bergulir sejak 2013. Aksi massa juga sempat terjadi pada saat peletakan batu pertama renovasi gereja tersebut pada 25 Oktober 2019.

Pembangunan gereja terpaksa dihentikan karena penerbitan izin mendirikan bangunannya digugat oleh sekelompok warga setempat.

Sementara di Minahasa Utara, masyarakat mengklaim musala tersebut belum mengantongi izin sebagai rumah ibadah. Karena tak menemukan titik temu, terjadilah perusakan balai pertemuan itu. Kepolisian pun telah menetapkan tiga orang warga sebagai tersangka.(Knu)

Sumber: Babe.topbuzz.com

Link: http://share.babe.news/s/ZvfZdsRbN