Home / Berita Polri / Polda Kalbar Bersama Bea Cukai, Ringkus 2 Wanita Kurir 500 Gram Sabu-Sabu Dari Malaysia

Polda Kalbar Bersama Bea Cukai, Ringkus 2 Wanita Kurir 500 Gram Sabu-Sabu Dari Malaysia

Kompolnas.go.id,Kalbar- Penyeludupan 500 gram narkotika jenis sabu-sabu dari Malaysia, berhasil digagalkan tim gabungan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Barat, bersama personil Bea Cukai, diwilayah perbatasan Entikong Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalbar.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalbar, Kombes Pol Gembong Yudha melalui konferensi pers kepada Wartawan, Selasa (12/5/2020) menjelaskan, 500 paket narkotika jenis sabu-sabu yang berhasil amankan oleh tim gabungan Polda Kalbar dan Bea Cukai diwilayah perbatasan Entikong, diketahui melibatkan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas II Pontianak. Dari pengungkapan tersebut, Polisi berhasil meringkus dua orang wanita yang diketahui sebagai kurir sabu-sabu

 “Senin 11 Mei 2020, di Jalan Lintas Malenggang-Balai Karangan Kecamatan Sekayam, telah dilakukan penangkapan terhadap dua orang yang membawa narkoba jenis sabu berinisial TS dan EK. Keduanya seorang wanita,”ungkap Dir Resnarkoba Polda Kaltara.

Perwira berpangkat tiga melati itu menuturkan, pengungkapan diawali pada tanggal 7 Mei 2020, tim khsusus Narkoba Polda kalbar mendapat informasi bahwa akan ada upaya penyelundupan narkotika jenis shabu yang diselundupkan dari jalan tikus perbatasan Entikong.

Dihari yang sama, tim langsung bergerak menuju perbatasan. Sesampainya d Entikong, dilakukan koordinasi bersama Polsek untuk melakukan penyelidikan.

Dari hasil penyisiran dan pengumpulan informasi selama 4 hari di wilayah perbatasan Entikong, tim akhirnya mendapatkan target TS dan dilakukan pembuntutan.

“Saat dilakukan penangkapan, pelaku sempat membuang bungkusan ke pinggir jalan. Dan dilakukan pemeriksaan didapati 2 bungkus serbuk kristal yang diduga narkotika jenis shabu dg berat 500 gram,” ungkap Gembong

Gembong mengatakan, TS yang ditangkap dilokasi mengakui, dirinya mendapatkan perintah dari mantan suaminya yang merupakan warga binaan Lapas Kelas II Pontianak untuk menerima sabu tersebut dari seseorang yang tidak dikenal di Balai Karangan.

“ Untuk proses penyelidikan lebih lanjut, Dit Resnarkoba Polda Kalbar, masih melakukan pengembangan untuk mengetahui asal narkotika tersebut. Selain itu masih dilakukan koordinasi bersama pihak Lapas II A Pontianak untuk melakukan pemeriksaan terhadap dua warga binaan yang diduga mengontrol peredaran narkoba,”tutur Dir Resnakroba Polda Kalbar. (FER)