Home / Berita Kompolnas / Pesan Kompolnas RI, Untuk Pemuda-Pemuda Indonesia Di Usia Ke-92 Tahun

Pesan Kompolnas RI, Untuk Pemuda-Pemuda Indonesia Di Usia Ke-92 Tahun

Kompolnas.go.id,Jakarta- Peringatan hari Sumpah Pemuda ke-92 tahun, yang diperingati pada tanggal 28 Oktober 2020, tentunya memiliki makna tersendiri bagi pergerakan Pemuda-Pemudi di Indonesia.

Usia 92 tahun, bagi para Pemuda-Pemudi Indonesia, tentunya merupakan usia yang sudah sangat matang, baik dalam tutur kata maupun tindakan sebagai generasi muda bangsa.

Dengan ikrar sumpah Pemuda, peranan Pemuda bagi kemajuan bangsa Indonesia  di usia ke-92 menjadi dambaan bagi Tokoh-Tokoh Pemuda di Indonesia.

Peringatan hari sumpah Pemuda ke-92,memiliki makna tersendiri dikalangan Komisioner Komisi Kepolisian Nasional Republik Indonesia (KOMPOLNAS RI).

Selaku anggota Kompolnas RI, Dr.Albertus Wahyurudhanto, M.Si mengungkapkan, peringatan hari sumpah pemuda ke-92 di tahun 2020, lebih diutamakan pada persatuan.

“Kepada para pemuda-pemudi Indonesia, saya Dr.Albertus Wahyurudhanto, M.Si, selaku Komisioner Komisi Kepolisian Nasional Republik Indonesia menyampaikan pesan sehubungan dengan Hari Sumpah Pemuda ke-92 Tahun,”tutur Wahyu saat ditemui wartawan di ruangan kerjanya, Selasa (27/10/2020).

Mantan activist Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GmnI) itu menuturkan, 92 tahun yang lalu, para Tokoh-Tokoh Pemuda Indonesia mengikrarkan ikrar persatuan Indonesia, dengan satu bahas, satu bangsa dan satu tanah air Indonesia.

Menurutnya, ikrar para Tokoh-Tokoh Pemuda Indonesia itu, merupakan semangat yang harus kita bangun dan kita pelihara. Karena hanya dengan persatuanlah bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar, bangsa yang dibanggakan, bangsa yang berwibawa di seantero dunia ini.

“Melalui persatuan, kita bisa membangunan negara ini. Melalui persatuan kita bisa bekerja sama untuk meningkatkan kualitas hidup. Sehingga pada masa-masa sulit ditengah pandemic Covid-19, dan sulitnya ekonomi, singkirkan semua ego-ego, baik ego pribadi,ego kesukuan, ego kultural maupun ego-ego yang lain,”Ungkapnya.

Wahyu mengatakan, kita sekarang punya semangat yang satu, bersatu demi kemajuan Indonesia,satu bahasa, satu bangsa, satu tanah air Indonesia, menjadi cita-cita yang harus diteruskan, dipelihara dan dikembangkan oleh pemuda dan pemudi Indonesia. Karena dengan hanya persatuanlah Indonesia, menjadikan Indonesia menjadi Negara yang adil,makmur dan sejahtera. (FER)