Home / Berita Kompolnas / Kompolnas Sarankan Buat Laporan bagi Mahasiswa yang Alami Penyiksaan

Kompolnas Sarankan Buat Laporan bagi Mahasiswa yang Alami Penyiksaan

 

Realitarakyat.com – Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) RI, Poengky Indarti, menyarankan kepada mahasiswa dan pelajar yang mengalami penyiksaan di kantor Polda Metro Jaya yang ditangkap ketika aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh, untuk membuat laporan.

Baik itu kepada pengawas internal Polri maupun eksternal Polri. Yakni Irwasum dan Propam serta Kompolnas dan Ombudsman.

“Terkait pernyataan beberapa mahasiswa kepada media terkait dugaan kekerasan aparat yang berlebihan, saya menyarankan agar mereka melaporkan kepada Pengawas Internal Polri, dalam hal ini Irwasum/Irwasda dan Propam, agar laporan tersebut dapat ditindaklanjuti dengan pemeriksaan kasus,” ujarnya, saat dihubungi Realitarakyat.com, Senin (7/10/2019).

Peongky menambahkan, bila hanya membuat statement di media maka proses kroscek tidak bisa dilakukan. “Dan hal ini menyulitkan pemeriksaan terhadap oknum anggota yang diduga melakukan tindak kekerasan yang berlebihan,” jelasnya.

Dirinya juga berharap para anggota Polri yang melakukan pengamanan demo bisa mematuhi aturan. “Termasuk diantaranya Perkap 08/2009 tentang HAM, Perkap 01/2009 tentang Penggunaan Kekuatan, dan Protap Kapolri 01/2010 tentang Penanggulangan Anarki,” jelasnya.

Namun para mahasiswa yang melakukan demonstrasi juga harus mematuhi aturan. “Misalnya sebelum demo harus memberitahukan pada Polisi, demo harus dilakukan secara damai dan waktu demo harus sesuai aturan,” tuturnya.

Serta demo tetap harus ingat pada kepentingan masyarakat lain yang mungkin terganggu aktivitasnya. (ndi)

Reporter: Bisma Rizal
Sumber: Realitarakyat.com – 07 Oktober 2019

Kompolnas Sarankan Buat Laporan bagi Mahasiswa yang Alami Penyiksaan