Home / Berita Kompolnas / Kompolnas RI Sangat Menyayangkan Oknum Pemukulan Bhabinkamtibmas di Maluku Utara

Kompolnas RI Sangat Menyayangkan Oknum Pemukulan Bhabinkamtibmas di Maluku Utara

Jakarta, medianasional.id – Komisi Kepolisian Nasional atau disingkat Kompolnas sangat menyayangkan adanya orang-orang yang mengonsumsi minuman keras berlebihan yang mengakibatkan mabuk, sehingga mengganggu ketertiban umum dan bahkan diduga melawan serta memukul saat diingatkan oleh Bhabinkamtibmas.

Hal ini disampaikan Komisioner Kompolnas RI, Poengky Indarti kepada media ini melalui pesan singkat via whatshap, Sabtu (1/8/2020).

Menurutnya hal ini tidak pantas dilakukan apalagi mabuk-mabukan bahkan dilakukan di Provinsi Maluku Utara, di Kota Ternate yang religius dan menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 H.

Lanjut dia, kepada yang bersangkutan apabila Bhabinkamtibmas melaporkan kasus ini maka pelaku bisa diproses pidana, antara lain dengan pasal 212 KUHP yang menegaskan bahwa pelaku kekerasan atau ancaman kekerasan kepada aparat kepolisian, bisa diancam dengan pidana penjara selama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa akan tetapi tidak semua kasus pidana akan dilanjutkan proses hukumnya. Namun bisa saja diupayakan perdamaian. Misalnya pelaku kemudian sadar, mengaku bersalah, minta maaf pada korban dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya, serta apabila korban bersedia memaafkan, maka terjadi perdamaian diantara keduanya.

Dengan adanya berita sebelumnya yang muat media ini, Komisioner Kompolnas RI itu juga merasa bangga kepada Bhabinkamtibmas yang menjadi korban. Namun tidak melakukan kekerasan balasan kepada pelaku. Karena sebagai seorang Bhabinkamtibmas harus dapat merangkul seluruh masyarakat, termasuk jika ada kelompok masyarakat yang gemar mabuk-mabukan, dan hendaknya dapat didekati secara persuasif serta diarahkan untuk tidak mabuk.

“Bhabinkamtibmas adalah garda terdepan polisi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga diharapkan dapat melaksanakan tindakan preventif atau mencegah kejahatan. Bhabinkamtibmas yang humanis dan dapat mencegah kejahatan akan disenangi warga, sehingga dapat menaikkan citra Polri di masyarakat,” pungkasnya. (Red)

medianasional.id