Home / Berita Kompolnas / Kompolnas Minta Polisi Tangkap Dalang Kericuhan

Kompolnas Minta Polisi Tangkap Dalang Kericuhan

Komisioner Kompolnas, Andrea H. Poeloengan Foto: Adhim Mugni/kumparan

 

Suasana Ibu Kota Jakarta dua hari belakangan memanas karena adanya kericuhan massa usai pengumuman hasil Pilpres 2019. Belum lagi, ada temuan Polri bahwa kericuhan tersebut telah disetting dan ada juga penyelundupan senjata oleh pihak tak bertanggung jawab.

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta polisi untuk mengusut tuntas kericuhan tersebut. Termasuk menangkap dalang kericuhan dan penyelundupan senjata.

“Untuk hal ini agar Polri dibantu oleh TNI mengusut tuntas dan menindak tegas tanpa pandang bulu serta transparan,” kata anggota Kompolnas Andrea H. Poeloengan dalam keterangannya, Kamis (23/5).

 

Demonstran terlibat kericuhan saat menggelar Aksi 22 Mei di depan gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (22/5). Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

 

Langkah itu dilakukan untuk menghilangkan kecemasan masyarakat. Terlebih, dari laporan yang ia terima, unjuk rasa telah melenceng dari tujuan awal dan mengancam keamanan negara.

Meski begitu, ia mengapresiasi kinerja TNI-Polri yang berhasil meredam kericuhan di Jakarta sejak 21-22 Mei. Unjuk rasa dianggap settingan untuk menciptakan kericuhan.

“Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya, kepada seluruh jajaran Polri yang telah berjuang mengorbankan jiwa raga dalam menjaga keutuhan negara,” ucapnya.

Selain itu, Andrea berterima kasih kepada Polri dan TNI yang berhasil mengungkap skandal penyelundupan senjata. Sehingga kericuhan usai Pemilu 2019 tak bertambah mencekam.

“Salut kepada Polri, yang telah bersama-sama TNI mengungkap dan menangani skandal senjata dan sejumlah amunisi yang diduga untuk memperkeruh kerusuhan pascapengumuman pemilu 22 Mei 2019,” ujar Andrea.

 

Sumber: kumparan.com – 23 Mei 2019 11:01 WIB

https://kumparan.com/@kumparannews/kompolnas-minta-polisi-tangkap-dalang-kericuhan-1r8KCnUK17T