Home / Berita Kompolnas / Kompolnas Minta Pelaku yang Sebabkan 3 Korban Tewas dalam Bentrok TNI-Polri di Papua Dihukum Pidana

Kompolnas Minta Pelaku yang Sebabkan 3 Korban Tewas dalam Bentrok TNI-Polri di Papua Dihukum Pidana

Senin, 13 April 2020 12:53 WIB

TRIBUNPAPUA.COM – Komisioner Kompolnas Poengky Indarti meminta oknum yang menyebabkan jatuhnya korban akibat bentrokan antara anggota TNI– Polri di Kabupaten Mamberamo Raya, Papua, diproses hukum secara pidana.

Kompolnas Minta Pelaku yang Sebabkan 3 Korban Tewas dalam Bentrok TNI-Polri di Papua Dihukum Pidana
Tribunnews.com/Banjir AmbaritaPelepasan jenazah korban bentrokan antara TNI-Polri di RS Bhayangkara 

Akibat bentrokan tersebut, tiga anggota polisi tewas dengan luka tembak.

“Untuk kepastian hukum dan keadilan, saya berharap para pelaku yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka diproses pidana sesuai dengan hukum yang berlaku,” kata Poengky ketika dihubungi Kompas.com, Senin (13/4/2020).

Poengky berpandangan, pemberian sanksi dapat memberi efek jera agar kejadian tersebut tidak terulang.

Kompolnas pun mengaku prihatin akan peristiwa tersebut.

• Bentrok TNI-Polri di Papua, Ketua MPR Bamsoet: Jangan sampai Dimanfaatkan KKB

Poengky tak memungkiri adanya gesekan antaranggota di level bawah meski pejabat utama TNI-Polri sering memberi contoh perihal sinergisitas kedua instansi.

Menurut dia, gesekan yang kerap kali dipicu masalah kecil tersebut perlu segera diselesaikan.

“Dugaan saya, emosi jiwa muda anggota Polri dan TNI di lapangan terkadang muncul meski dipicu masalah sepele,” ucap dia.

Poengky mengapresiasi langkah Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw dan Pangdam XVII/ Cenderawasih Mayjen TNI Herman dalam menangani masalah ini.

Mereka telah menerjunkan tim gabungan untuk menyelidiki peristiwa dan memerintahkan anggota Mapolres Mamberamo Raya tetap berada di rumah.

Kapolda serta Pangdam pun terjun ke lokasi.

• Pasca-Bentrokan di Mamberamo Raya, Polda Papua Minta Seluruh Anggota Polisi dan TNI Jaga Soliditas

“Kompolnas berharap situasi segera kondusif,” ujar dia.

Bentrokan antara oknum TNI dan Polri terjadi di Kabupaten Mamberamo Raya, Papua, pada Minggu, sekitar pukul 07.40 WIT. 

Bentrokan itu melibatkan oknum anggota Satgas Pamrahwan Yonif 755/20/3-Kostrad dengan anggota Polres Mamberamo Raya, di Jalan Pemda I, Kampung Kasonaweja, Distrik Mamberamo Tengah.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, pertikaian itu terjadi karena salah paham.

Akibat pertikaian itu, tiga polisi meninggal. Dua polisi lain menderita luka tembak.

“Akibat kesalahpahaman antara oknum anggota TNI dan anggota Polres Mamberamo Raya, tiga orang anggota Polri meninggal dunia dan dan orang mengalami luka tembak,” kata Kamal dalam keterangan tertulisnya, Minggu siang.

(Kompas.com/Devina Halim)

Artikel ini telah tayang di Tribunpapua.com dengan judul Kompolnas Minta Pelaku yang Sebabkan 3 Korban Tewas dalam Bentrok TNI-Polri di Papua Dihukum Pidana, https://papua.tribunnews.com/2020/04/13/kompolnas-minta-pelaku-yang-sebabkan-3-korban-tewas-dalam-bentrok-tni-polri-di-papua-dihukum-pidana?page=all.

Editor: Astini Mega Sari