Home / Berita Kompolnas / Kompolnas Minta AKP Bobi yang Pesta Nikah Saat Corona Dibikin Jera

Kompolnas Minta AKP Bobi yang Pesta Nikah Saat Corona Dibikin Jera

Farih Maulana Sidik – detikNews – Senin, 05 Okt 2020 06:16 WIB

Jakarta – Kasat Intel Polres Serdang Bedagai (Sergai), AKP Bobi Vaski Pranata, dicopot dari jabatannya usai menggelar resepsi pernikahan di tengah pandemi. Kompolnas menilai sanksi pencopotan jabatan saja tidak cukup memberi efek jera bagi yang bersangkutan.

Tim Pencari Fakta (TPF) mengumumkan hasil investigasi soal testimoni Freddy Budiman di PTIK, Jakarta, Kamis (15/9/2016). Hasilnya, tidak ada aliran dana ke petinggi Polri seperti yang disebutkan Haris Azhar. Tetapi, ada temuan adanya aliran dana dari napi lain ke perwira menengah Polri.
Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti (Foto: Rachman Haryanto)

“Jika dalam pemeriksaan propam diperoleh bukti bahwa AKP BVP bersalah, maka saya berharap yang bersangkutan mendapatkan sanksi tegas agar ada efek jera dan agar masyarakat juga dapat melihat bahwa anggota Polri tidak kebal hukum,” kata Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti, kepada wartawan, Minggu (4/10/2020).

“Kita tunggu pemeriksaan propam untuk melihat apa saja yg dilanggar, apakah aturan disiplin, etik atau pidana terkait UU Kekarantinaan Kesehatan atau pidana terkait pelanggaran Peraturan Daerah setempat tentang pencegahan penyebaran COVID-19,” imbuhnya.


Poengky mengatakan pencopotan jabatan hanya untuk memudahkan pemeriksaan yang dilakukan oleh propam. Menurutnya, setelah dicopot bukan berarti tidak ada sanksi lain yang diterapkan kepada yang bersangkutan.

“Jika dalam pemeriksaan propam diperoleh bukti-bukti dan keterangan saksi-saksi yang mengarah pada pelanggaran, maka AKP BVP akan dijatuhi sanksi,” ujarnya.

Dia menyebut sebagai anggota Polri, AKP Bobi seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat. Menurutnya, sungguh ironis jika oknum anggota Polri melanggar aturan pemerintah tentang protokol kesehatan untuk pencegahan COVID-19.

“Sebagai anggota Polri, AKP BVP seharusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Pada masa pandemi COVID-19 ini, pemerintah sudah membuat aturan tentang protokol kesehatan dan setiap hari selalu mengingatkan masyarakat untuk menaati. Sudah banyak orang yang terkena COVID-19 dan banyak pula yang meninggal. Oleh karena itu sungguh ironis jika ada oknum anggota Polri yang justru melanggar aturan,” jelasnya.

Kasat Intel Polres Serdang Bedagai (Sergai) AKP Bobi Vaski Pranata dicopot dari jabatannya. Bobi dicopot setelah video pesta pernikahannya yang melanggar protokol kesehatan COVID-19 viral di media sosial.

“Iya jadi dia melangsungkan pernikahan kemudian dari kegiatan tersebut ada beberapa video yang viral dan diduga melanggar protokol kesehatan dan kemudian kita lakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan,” kata Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Tatan Dirsan Atmaja dihubungi detikcom, Minggu (4/10).

“Dari hasil pemeriksaan diduga beliau telah melanggar protokol kesehatan dan saat ini yang bersangkutan telah dibebastugaskan,” sambungnya.(fas/gbr)

Sumber: https://news.detik.com/berita/d-5199795/kompolnas-minta-akp-bobi-yang-pesta-nikah-saat-corona-dibikin-jera?