Home / Berita Kompolnas / Kompolnas Harap Puslitbang Jadi Koordinator Penelitian dan Penjaminan Mutu Sarpras Polri

Kompolnas Harap Puslitbang Jadi Koordinator Penelitian dan Penjaminan Mutu Sarpras Polri

Kamis, 20 Februari 2020  Tambah Komentar

Komisioner Kompolnas RI Dede Farhan Aulawi saat menjadi narasumber di Puslitbang Polri.

WARTABUMIGORA. JAKARTA – Puslitbang Polri adalah unsur pendukung dari organisasi Polri yang memiliki tugas pokok yaitu menyelenggarakan fungsi perencanaan dan penyusunan program penelitian, pengkajian dan pengembangan, baik bidang pembinaan maupun operasional kepolisian melalui kegiatan inovasi dan rekayasa, pengawasan uji terhadap material, fasilitas maupun jasa yang digunakan oleh satuan kepolisian lainnya dalam organisasi.

Baca Juga

Menurut Komisioner Kompolnas RI Dede Farhan Aulawi, Pengemban fungsi litbang di negara- negara maju ditempatkan dalam posisi strategis, bukan fungsi assesoris. Hasil litbang sering dijadikan dasar pengambilan kebijakan strategis karena merujuk pada penelaahan objektif yang berpedoman pada kaidah-kaidah penelitian ilmiah.

” Itulah sebabnya, kita berharap agar puslitbang menjadi koordinator pengemban fungsi penelitian, sekaligus pusat penjaminan mutu sarpras Polri “, jelas nya. Jumat (21/2/2020).

Dede juga menambahkan bahwa tidak setiap orang punya minat dan keterampilan sebagai peneliti. Oleh karena itu perlu ada insentif khusus, seperti tunjangan dan jabatan fungsional sebagai peneliti profesional untuk merangsang tumbuh kembangnya inovasi dalam penelitian.

” Apalagi wilayah penelitian dan pengkajian itu sangat luas, baik bidang sosial maupun teknik. Termasuk penerapan fungsi Quality Assurance yang harus menjamin mutu produk yang diterima Polri sesuai dengan persyaratan mutu.” Katanya.

Menurut Dede, Pemilihan tema dan judul penelitian sebaiknya memperhatikan hal-hal seperti sifat, urgensi, manfaat, biaya dan waktu. Prinsipnya “low cost, high impact”. Semuanya tentu berorientasi dalam mendukung terwujudnya Polri yang promoter. Sementara terkait ruang lingkup penelitian bisa bertujuan untuk mengukur atau mengetahui hal-hal yang terkait dengan permasalahan Anggaran, SDM, dan Sarpras. Ketika di breakdown akan banyak lagi anak-anak permasalahannya.

” Penelitian itu tidak berorientasi untuk mencari kesalahan, tetapi untuk mengetahui hal – hal yang masih perlu diperbaiki dengan landasan riset yang objektif. Jadi bisa pembuktian sebuah hipotesa, mengukur keterkaitan dan pengaruh, analisa dan modeling, penemuan teori baru, dan lain-lain “, ujarnya. (Ded).

Sumber: wartabumigora.com

Link: https://www.wartabumigora.com/2020/02/kompolnas-harap-puslitbang-jadi.html?m=1