Home / Berita Kompolnas / Kompolnas Harap Polisi Cermat Putuskan Kebijakan Larangan Pengendara Merokok dan Dengarkan Musik

Kompolnas Harap Polisi Cermat Putuskan Kebijakan Larangan Pengendara Merokok dan Dengarkan Musik

 

foto: Illustrasi
foto: Illustrasi

JAKARTA – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengimbau Polri untuk berhati-hati atau cermat dalam memutuskan kebijakan Pasal 106 Ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat.

“Polisi harus hati-hati dalam menerapkan pasal-pasal dalam undang-undang lalu lintas jalan,” kata Sekretaris Kompolnas Bekto Suprapto kepada Okezone, Jakarta, Senin (5/3/2018).

Terkait pasal tersebut, Bekto menekankan bahwa sudah tepat bahwa pengendara yang mengemudikan kendaraan harus memiliki konsentrasi penuh saat berkendara di jalanan.

Menurutnya, untuk pelarangan pengendara mendengarkan musik, sebetulnya hal tersebut mampu mengurangi ketengangan atau stres dijalanan yang notabene-nya kerap macet, khususnya Jakarta.

“Masalah mengemudi dengan mendengarkan musik kebanyakan orang melakukannya, apalagi kalau kondisi jalan dalam keadaan macet dapat mengurangi ketegangan pengemudi. Saya juga sering melakukannya,” papar Bekto.

Bekto menilai bahwa, untuk pelarangan mendengarkan musik saat berkendara, akan sulit untuk diterapkan oleh aparat kepolisian kedepannya.

“Sangat sulit untuk menerapkan pasal mengganggu konsentrasi apabila mengemudi dilakukan sambil mendengarkan musik,” tutur dia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono sebelumnya menjelaskan, pihaknya tidak pernah melarang pengendara sambil merokok atau mendengarkan musik saat mengemudikan kendaraannya di jalan raya, justru itu menjadi penting bisa menghilangkan stres akibat macet.

“Mendengarkan musik kok enggak boleh, kita tahu macet bikin stres makannya dengerin musik. Ngerokok saja kok, berhenti kalau macet dari pada stres boleh merokok,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat 2 Maret 2018.

Disisi lain, Mabes Polri menyetujui dengan adanya larangan merokok dan mendengarkan musik disaat berkendara.

Menurut Karopenmas Divhumas Mabes Polri, Brigjen Mohammad Iqbal, merokok dan mendengarkan musik saat berkendara sangat mengganggu konsentrasi, sehingga baiknya tak perlu dilakukan.

“Saya sepakat bahwa merokok sama dengerin musik itu sebaiknya enggak dilakukan saat berkendara, karena berkendara itu membutuhkan konsentrasi penuh karena dia responsible riding-lah, dia bertanggungjawab pada dia sendiri dan kendaraan lain,” papar Iqbal.

(wal)

Link sumber:
[Puteranegara Batubara, Jurnalis · Senin 05 Maret 2018 07:01 WIB] https://news.okezone.com/read/2018/03/05/337/1867853/kompolnas-harap-polisi-cermat-putuskan-kebijakan-larangan-pengendara-merokok-dan-dengarkan-musik