Home / Berita Kompolnas / Kompolnas Apresiasi, Ikthiar Kapolri Listyo Sigit Libatkan Ulama Dan Umaro Sinegri Bersama Polri Jaga Kamtibmas

Kompolnas Apresiasi, Ikthiar Kapolri Listyo Sigit Libatkan Ulama Dan Umaro Sinegri Bersama Polri Jaga Kamtibmas

Kompolnas.go.id- Permintaan Kapolri, Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo terkait dengan pelibatan Ulama dan Umaro Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)  untuk bersinergi dengan Polri menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (KAMTIBMAS), di apresiasi baik oleh Komisi Kepolisian Nasional (KOMPOLNAS)  

Ungkapan apresiasi, disampaikan anggota Kompolnas, H. Mohhamad Dawan, S,Hi, MH, kepada wartawan di ruangan kerja, Jumat (29/1/ 2021).

“Harkamtibmas menjadi kewajiban semua pihak untuk menjaganya. Ikhtiar Kapolri baru ini sangat baik dan strategis dengan mengajak kelompok-kelompok organisasi masyarakat (ORMAS) moderat seperti, NU, Muhammadiyah untuk ìkut serta menciptakan suasana yang kondusif dalam berbangsa dan bernegara,”ungkap Gus Dawam, sapaan akrab Mohhamad Dawam.  

Menurut Gus Dawan, kehadiran dan rencana kolaborasi dengan NU diberbagai tingkatan mulai Pengurus Besar NU (PBNU) hingga PWNU, dan PCNU serta MWC (NU tingkat Kecamatan) dengan Kepolisian, adalah upaya strategis bukan sekedar menjaga keamanan dalam negeri, namun lebih itu menciptakan harmoni sosial, dan kenyamanan iklim investasi di Indonesia kedepan.

Dawam mengatakan, ada banyak keuntungan dibalik iktiar itu apabila terwujud baik dari aspek masyarakat, negara dan pelaku ekonomi. Dengan demikian kejahatan sebisa mungkin terminimalisir, terdeteksi secara baik oleh karena negara menyatu dengan masyarakat sama sama menuju titik yang sama: menjaga Indonesia, menciptakan keamanan dari berbagai dimensinya.

“ Menurut saya hal ini positif. Namun terpenting program semacam ini bisa aplikatif menyatu antara spirit kenegaraan dengan spirit keagamaan. Misalnya dalam salah satu programnya adalah dilakukan kajian keagamaan dan sosial utk membahas dan memecahkan problem masyarakat dilakukan kajian dan diskusi tertentu antara NU Kecamatan dengan Polsek, NU Kabupaten dengan Polres dan berjenjang sampai di Pusat,”kata Gus Dawam.

Lanjut dikatakannya,problem-problem sosial dari hasil kajian itu dijadikan instrumen memecahkan problem masyarakat dan dikomunikasikan kepada pengambil kebijakan diwilayah terkait, Pemda, Pemprov dan berjenjang sampai di Pusat. Dengan demikian kehadiran negara amat nyata ditengah-tengah kehidupan masyarakat.

“ Saya rasa hal ini dlm konteks mendekatkan peran dan fungsi Polri pada konteks asalnya sebagai pelindung, pengayom, pelayan dan penegak hukum. Menurut saya hal inilah bentuk kolaborasi Ulama dan Umaro sebagaimana yang diimpikan Bapak Kapolri kita ini. Saya amat optimis ada nilai manfaat besar bila kerjasama program ini berjalan dengan baik. Saya ikut mendoakan semoga Allah, Tuhan memberkahi bangsa ini, memberkahi NU dan memberkahi Kepolisian kita,”tutur Gus Dawam.