Home / Berita Kompolnas / Kompolnas Anggap Penunjukan Pj Gubernur dari Polri Tidak Bermasalah

Kompolnas Anggap Penunjukan Pj Gubernur dari Polri Tidak Bermasalah

 

kompolnasJAKARTA – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai usulan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menunjuk dua Perwira Tinggi (Pati) Polri menjadi penjabat (Pj) Gubernur di Jawa Barat dan Sumatera tidak bermasalah. Sebab, sifatnya hanya sementara.

“Karena Plt Gubernur sifatnya administratif dan sementara, bukan berpolitik praktis sebagaimana dilarang oleh Pasal 28 Ayat (1) & 2 UU Polri. Maka, penunjukan untuk jadi Plt Gubernur ini tidak masalah,” ujar Komisioner Kompolnas Poengky Indarti kepada Okezone, Senin (29/1/2018).

Poengky melanjutkan, untuk menjadi acuan penunjukan kepada dua Pati Jenderal ini terdapat pada Pasal 28 Ayat (3) UU Polri yang di mana anggota Polri dapat menjalankan tugas di luar Polri jika dilakukan atas penunjukan oleh Kapolri karena ada permintaan dari pemerintah.

“Perlu dipahami bahwa ini terkait pilkada serentak yang membutuhkan banyak Plt dan ada aturannya. Penunjukan oleh Kapolri ini juga atas permintaan Menteri Dalam Negeri untuk membantu pemerintah mengisi sementara kekosongan jabatan gubernur karena pilkada serentak,” katanya.

Ia menambahkan, penunjukan dua Pati Polri oleh Mendagri juga sudah pernah dilakukan pada 2017, di mana Irjen Pol Carlo Tewu menjadi Plt Gubernur Sulawesi Barat.

“Apalagi pada tahun 2017 lalu kita sudah melihat Irjen Pol. Carlo Tewu dapat melaksanakan tugasnya dengan baik sebagai Plt. Gubernur Sulbar,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, dua nama Pati Polri yang diusulkan menjadi Pj Gubernur pada Pilkada 2018 yakni Asisten Operasi (Asops) Kapolri Irjen Mochamad Iriawan dan Kadiv Propam Polri Irjen Martuani Sormin. Iriawan diproyeksikan menjadi Pj Gubernur Jawa Barat dan Sormin diusulkan menjadi Pj Gubernur Sumatera Utara.

 

Sumber:
[Harits Tryan Akhmad – okezone.com – Senin 29 Januari 2018, 05:50 WIB] https://news.okezone.com/read/2018/01/29/337/1851487/kompolnas-anggap-penunjukan-pj-gubernur-dari-polri-tidak-bermasalah