Home / Berita Kompolnas / Kematian Brigpol YFS, Kompolnas Pantau Kinerja Polres Sorong Kota

Kematian Brigpol YFS, Kompolnas Pantau Kinerja Polres Sorong Kota

Ibunda almarhum brigpol YFS, Evalina Siagian,sedang menangis dihadapan kompolnas,Foto: J.Ambon/balleo-kumparan

 

Komisioner Komisi Kepolisian Nasional(Kompolnas), Yotje Mende mengunjungi rumah almarhum brigpol YFS, oknum anggota brimob Dentasemen B Pelopor Sorong, yang ditemukan meninggal dunia, di dalam rumahnya, di Jalan Bambu Kuning, KM 12, Kota Sorong, pada 29 Agustus 2018 lalu. Penilaian Kompolnas, Polres Sorong Kota dan Polda Papua Barat, sudah bekerja sesuai prosedur, dalam kasus dugaan pembunuhan terhadap brigpol YFS.

Didampingi Kasat Reskrim Polres Sorong Kota, AKP Edward M Panjaitan, Kompolnas, Yotje Mende, pada Rabu (13/03) mengunjungi rumah almarhum brigpol YFS.Kedatangan kompolnas ini untuk melihat sejauh mana, satuan Reskrim Polres Sorong Kota, bekerja mengungkap kasus ini.

Keyakinan keluarga,oknum anggota Brimob Dentasemen B Pelopor Sorong, Brigpol YFS yang ditemukan meninggal dunia, di dalam rumahnya akibat dibunuh bukan karena bunuh diri.

 

Kompolnas memantau tempat meninggalnya YFS, Foto:J.Ambon/balleo-kumparan

 

Yotje Mende melihat lokasi Brigpol YFS ditemukan gantung diri, dan mendengarkan langsung penjelasan ksat reskrim Polres Sorong Kota, AKP Edward M Panjaitan,terkait hal-hal yang sudah dilakukan pihaknya dalam mengungkap kasus dugaan pembunuhan tersebut.

Kepada awak media, mantan kapolda papua ini menjelaskan, dari hasil gelar perkara yang dilakukan di polda papua barat, di Manokwari, selasa ( 12/03) kemarin dan hasil penjelasan, dan kunjungan ke tempat kejadian perkara, kompolnas menilai Polres Sorong Kota dan Polda Papua Barat, telah bekerja baik, namun dinilai kurang komunikasi dengan keluarga brigpol YFS.

“Dari hasil yang sudah kita gelar kemarin di Polda Papua Barat di Manokwari, Polda dan Polres Sorong Kota telah bekerja baik. Saya tidak bisa melihat kesimpulannya bagaimana, tapi kami melihat dari aspek hukum, kemudian dari aspek prosedur penanganan perkara, Polresta Sorong dan Polda Papua Barat telah bekerja baik, hanya kemungkinan ada miss komunikasi dengan keluarga sehingga keluarga mengadu ke Kompolnas yang tentunya kami juga mengapresiasi atas pengaduan ini karena kami kompolnas sebagai tanggung jawab atau tugas kami didalam menindak lanjuti pengaduan ini dengan melakukan klarifikasi.”Jelas komisioner Kompolnas, Yotje Mende, kepada awak media, rabu sore (14//03).

Ibunda almarhum brigpol YFS, Evalina Siagian,yang ikut hadir saat Yotje Mende mengunjungi rumah anaknya, langsung menangis sambil menjerit-jerit,meminta polisi segera mengungkap siapa pembunuh anaknya. Sementara istri almarhum Brigpol YFS, Ardhila Rahayu Pongohyang juga hadir saat kunjungan komsioner kompolnas tersebut hanya mampu menangis tanpa mengeluarkan sepatah katapun.

Pewarta: J.Ambon

 

Sumber: kumparan.com – 14 Maret 2019 13:07 WIB

https://kumparan.com/balleonews/kematian-brigpol-yfs-kompolnas-pantau-kinerja-polres-sorong-kota-1552542668083623275