Warga Maesa Bitung Mengadu ke Kompolnas

Warga Maesa Bitung Mengadu ke Kompolnas

Jakarta – Kompolnas menerima aduan dari warga Maesa Bitung Sulawesi Utara pada hari Selasa (25/5/2021). Pengaduan tersebut terkait dugaan adanya kejanggalan, ketidakwajaran dan ketidakadilan serta kriminalisasi yang dilakukan oleh penyidik Polsek Maesa - Polres Bitung - Polda Sulawesi Utara dalam menangani Laporan Polisi Nomor: LP/40/II/2020/Sulut/Res-Btg tanggal 18 Februari 2020 tentang dugaan tindak pidana KDRT, dengan pelapor atas nama LIR.

Dalam perkara tersebut, di mana AI keberatan atas hasil visum yang menyatakan ada luka gores dari sebuah benda tajam. Menurut keterangan para saksi tidak ada yang menyebutkan benda tajam tersebut.

Kemudian pada tanggal 23 Oktober 2020, A mendapat informasi bahwa perkara AI (adik kandungnya) sudah berstatus P21.

Selanjutnya bulan Desember 2020, dari Jakarta A mendatangi Kejaksaan Negeri Bitung untuk menanyakan perihal status P21 tersebut, namun pihak kejaksaan menjawab bahwa perkara tersebut sudah dikembalikan ke Polsek Maesa.

Dan sampai sekarang belum ada kelanjutan atas perkara tersebut.

Kegiatan audiensi yang dimulai sejak pada pukul 10.00 WIB hingga selesai tersebut dihadiri oleh Anggota Kompolnas  Yusuf Warsyim, Kabag Duknis Kombes Pol Edy Suryanto beserta beberapa staf Sekretariat Kompolnas.

Dari kegiatan audiensi tersebut, Kompolnas memberi rekomendasi berupa klarifikasi Laporan Polisi tersebut perihal adanya kejanggalan, ketidakwajaran, dan ketidakadilan serta kriminalisasi, dan tidak adanya upaya mediasi antara pelapor dan terlapor selaku suami-istri.

Selain itu, Kompolnas menyampaikan tembuskan ke Komisi Kejaksaan terkait status P21 untuk perkara tersebut. [zf]