Warga Curigai Polisi Taruh Barang Bukti Narkoba Saat Penggerebekan

Warga Curigai Polisi Taruh Barang Bukti Narkoba Saat Penggerebekan

 

Lampung - Beredar di media sosial video polisi dengan sengaja menaruh barang bukti narkoba saat melakukan penggerebekan. Kejadian tersebut terjadi di Bukit Kemuning, Lampung Utara.

Dalam dua video yang  berdurasi 2,47 menit dan 1,24 menit tersebut, terlihat warga ramai sedang mengerubungi polisi yang tengah melakukan penangkapan seorang warga, yang diduga sebagai pelaku penyalahgunaan narkotika.

Warga nampak kesal dan protes, hingga berdebat dengan polisi, ketika mendapati polisi menaruh barang bukti narkoba berupa sabu-sabu ke salah satu warga.

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Satres Narkoba Polres Lampung Utara AKP Aris Satrio Sujatmiko mengatakan, pada awalnya pihaknya mendapat informasi dari warga, bahwa terdapat transaksi narkotika jenis sabu-sabu di salah satu rumah makan di Bukit Kemuning.

Kemudian tim langsung bergerak menuju lokasi berdasarkan informasi tersebut.

"Kemudian kami melakukan penggeledahan dan mengamankan pria inisial ED di lokasi. Setelah hampir kurang lebih 1,5 jam melakukan penggeledahan, ED sempat melarikan diri, namun dapat ditangkap kembali oleh personil," kata Aris dalam keterangannya, Selasa (27/7/2021).

Setelah melakukan penggeledahan, pihaknya menemukan barang bukti berupa satu paket narkotika jenis sabu-sabu. Barang bukti tersebut ditemukan di halaman depan samping rumah makan.

Petugas segera meringkus terduga ED yang sempat kabur melarikan diri.

Namun pihak keluarga ED menolak jika anggota keluarganya dibawa ke Mapolres Lampung Utara, untuk dilakukan pemeriksaan.

Mereka juga menyangkal sabu-sabu tersebut bukan milik ED, keluarganya juga sempat ada yang mengatakan, bahwa barang haram tersebut sengaja ditaruh oleh petugas kepolisian.

"Setelah saya konfirmasi kepada anggota yang menemukan barang bukti itu, anggota juga merasa tidak menaruh barang bukti ke ED. Tetapi memang benar, anggota menemukan sabu itu di halaman rumah makan milik ED. Jadi isu yang beredar anggota yang naruh, itu tidak Benar," ujar Aris.

Karena adanya perdebatan dan juga warga sudah berkerumun, akhirnya anggota Satres Narkoba Polres Lampung Utara, memutuskan untuk menyerahkan ED kepada keluarganya.

Hal ini karena unsur pidananya kurang kuat, mengingat barang bukti ditemukan di halaman yang terdapat kerumunan warga.[hs/kp]