Terlibat Kasus Narkoba, Empat Kades di Jember Berurusan Dengan Polisi

Terlibat Kasus Narkoba, Empat Kades di Jember Berurusan Dengan Polisi

Empat oknum kepala desa Kabupaten Jember tertangkap oleh tim Jajaran Subdit I Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Jawa Timur. Oknum tersebut ditangkap karena kasus penyalahgunaan narkoba.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Polisi Gatot Repli Handoko mengkonfimasi empat oknum kepala desa yang ditangkap masing-masing berinisial MM (40), MA (48), ST (44), dan HH (52).

"Saat ini para tersangka masih dalam pemeriksaan intensif di Ditresnarkoba Polda Jatim. Penyidik masih mengembangkan kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu yang dilakukan keempat kades itu," kata Gatot di Surabaya, Jumat, 11 Juni 2021.

Penangkapan bermula ketika Jajaran Subdit I Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Jawa Timur Rabu melakukan penggeledahan di salah satu rumah oknum kades yang berinisial MM. Penggeledahan yang dipimpin oleh AKP Riyanto itu dilakukan pada Rabu (9/6/2021) tengah malam  sekitar pukul 23.00 wib.

Selain menangkap MM, petugas juga menemukan sejumlah barang bukti, yaitu berupa dua poket sabu-sabu seberat 1,72 gram, empat pipet kaca yang disembunyikan didalam kotak permen, dan juga sebuah handphone.

Setelah melalui pemeriksaan, tersangka MM mengakatan bahwa sabu-sabu dibelinya dari seseorang sebanyak 2 gram, pembelian dilakukan sebanyak dua kali di waktu yang berbeda.

Selanjutnya pada Kamis (10/6/2021) tengah malam, petugas kembali menangkap oknum kepala desa lain yang berinisial MA. MA diketahui sebelumnya telah mengonsumsi sabu-sabu bersama MM.

MA kemudian menjalani pemeriksaan dan mengakui diminta oleh seseorang berinisial ST untuk mencarikanya sabu-sabu.

Usai mendapat informasi tersebut segera meringkus ST sekitar pukul 01.50 wib di hari yang sama.

"Saat tim menggeledah ST, kami menemukan satu poket sabu-sabu seberat 0,77 gram berikut plastik pembungkusnya dan seperangkat alat hisap di dalam tas warna cokelat. ST mengaku mendapatakan sabu-sabu tersebut dari MA," imbuh Gatot.

Gatot kemudian mengatakan, petugas kembali menangkap tersangka HH, setelah sebelumnya HH diketahui pernah mengonsumsi sabu-sabu bersama MM dirumahnya. Namun, petugas tidak menemukan barang bukti berupa sabu-sabu ditempat HH.

"Kami akan terus mengembangkan kasus ini dan tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain. Selanjutnya kasus ini akan kami limpahkan ke Polres Jember," ujar Gatot.

Dari kasus tersebut polisi mendapatkan barang bukti berupa sabu-sabu dengan total seberat 2,49 gram dari tersangka MM dan ST. Selain itu polisi juga menyita alat hisap beserta pipet kaca bekas pakai dan empat buah handphone milik tersangka.

Atas perbuatannya keempat tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) dan atau Pasal 127 ayat (1) huruf a Jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.[hs/kp]