Satpol PP Pukul Suami Istri, Terancam Penjara 5 Tahun

Satpol PP Pukul Suami Istri, Terancam Penjara 5 Tahun

Gowa - Ramai beredar di media sosial, video oknum Satpol PP yang memukul sepasang suami istri saat penertiban PPKM Mikro di Desa Panciro, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa pada Rabu malam (14/7/2021).

Diketahui oknum Satpol PP tersebut bernama Mardani Hamdan, kini dirinya tengah menjalani pemeriksaan di Polres Gowa.

Kapolres Gowa  AKBP Tri Goffaruddin Pulungan mengungkapkan, dalam waktu dekat akan menetapkan Maradani Hamdan sebagai tersangka.

"Sementara ini terduga pelaku masih kita interogasi, nanti kalau setelah selesai semuanya kita gelar perkara untuk meningkatkan penyelidikan ke tingkat yang lebih lanjut dan menetapkan sebagai tersangka," ujar Tri pada Kamis (15/7/2021).

Tri juga memastikan, meski belum ditetapkan sebagai tersangka, oknum Satpol PP tersebut akan mendapat sanksi sesuai dengan Pasal 351 ayat 1 KUHP. Maradani akan terancam hukuman 5 (lima) tahun penjara.

"Pasal yang dipersangkakan adalah Pasal 351 ayat 1 dengan ancaman hukuman 5 tahun," imbuhnya.

Dalam perkara tersebut, Tri menyebutkan pihaknya telah memeriksa sedikitnya tujuh orang saksi. Saksi-saksi yang diperiksa itu selain pelapor dan terlapor, ada juga anggota kepolisian dan warga yang melihat langsung kejadian itu.  

"Upaya kepolisian yang telah dikalukan adalah memeriksa 7 orang saksi, dimana dua saksi adalah dari pihak kepolisian yang merupakan tim saat melaksanakan tugas (penertiban PPKM), dua anggota Satpol PP, satu orang dari masyarakat dan satu orang korban," jelas Tri.

Selain memeriksa saksi, polisi juga telah mengumpulkan sejumlah barang bukti. Barang bukti itu nantinya akan digunakan sebagai alat bukti dalam gelar perkara.

"Barang bukti sementara adalah rekaman CCTV, dua lembar hasil Visum Et Repertum atau VER milik kedua korban, dan satu buah tempat duduk," ucap Tri.[hs/kp]