Rp5 Juta bagi yang Tahu Keberadaan Orang Ini

Rp5 Juta bagi yang Tahu Keberadaan Orang Ini

BENGKULU – Aksi perampokan ambulans PSC 119 Rejang Lebong pelat BD 9177 KY yang terjadi di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau Dusun Gardu, Desa Kepala Curup, Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong pada hari Sabtu dini hari (3/7/2021) sekitar pukul 01.00 WIB lalu diusut pihak kepolisian.
Modus perampokan yang dilakukan ketujuh orang tersangka itu dengan cara menebar ranjau paku sehingga mobil ambulans yang baru pulang dari mengantar pasien COVID-19 ke RS AR Bunda Kota Lubuklinggau, Sumsel, ini pecah ban dan kemudian dirampok. Akibat kejadian ini sopir ambulans dan petugas perawat PSC 119 Rejang Lebong di bawah ancaman senjata tajam harus kehilangan dua unit handphone, alat medis, dan uang sejumlah Rp150 ribu.
Kasat Reskrim AKP Rahmat Hadi Fitrianto di Mapolres Rejang Lebong mengatakan, satu dari tujuh orang tersangka dari para pelaku perampokan tersebut telah berhasil ditangkap bernama DS (21), warga Dusun Gardu, Desa Kepala Curup, Kecamatan Binduriang, pada Jumat (6/8) sekitar pukul 04.00 WIB.
"Tersangka DS yang sudah kita amankan kemarin merupakan residivis kasus yang sama, tersangka ini dalam kasus pembegalan ambulans bertugas sebagai penyebar ranjau paku, sedangkan teman-temannya lain yang melakukan eksekusi," jelas Rahmat.
Untuk menangkap enam pelaku lainnya Kepolisian Resor (Polres) Rejang Lebong, telah membuat sayembara.
"Kami membuat sayembara, apa bila masyarakat dapat membantu kami memberikan informasi keberadaan masing-masing tersangka ini. kami akan memberikan reward (hadiah) yakni uang sebesar Rp5 juta," ujarnya.
Menurut Rahmat, enam orang tersangka yang masih dalam pencarian ini, empat orang sudah diumumkan secara luas ke masyarakat karena masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Sementara foto serta identitas tiga orang lainnya akan menyusul. [zf]