Razia Pedagang di Terminal Pulogadung, Kapolsek Beri Ganti Untung

Razia Pedagang di Terminal Pulogadung, Kapolsek Beri Ganti Untung

Jakarta - Demi menekan angka penyebaran covid-19, Polri masih terus melakukan upaya penertiban para pedagang yang masih melanggar jam operasional selama PPKM darurat.

Salah satunya, penertiban yang dilakukan Polsek Pulogadung terhadap sejumlah pedagang di Terminal yang masih beroperasi di atas jam ketentuan pukul 20.00 WIB. Pedagang yang masih nekat tersebut dibubarkan.

Kapolsek Pulo Gadung Kompol Beddy Suwendi mengatakan, pihaknya tidak hanya membubarkan para pedagang yang masih berjualan, namun juga memberikan sejumlah ganti rugi sesuai dengan keuntungan yang didapat oleh pedagang. Dengan syarat harus menutup lapaknya dan kembali ke rumah.

"Karena saya melihat seorang ibu di sana. Seperti ibu saya sendiri yang sedang mencari nafkah untuk keluarganya sampai tengah malam masih berjualan jadi saya merasa ingin membantu," ujar Beddy saat dihubungi, Minggu (11/7/2021).

Beddy memberikan uang ganti rugi ke tiga pedagang asongan di Terminal Pulo Gadung. Masing-masing dia berikan uang Rp 200 ribu.

"Di satu sisi aturan pemerintah harus kita laksanakan bersama-sama. Aturan PPKM darurat ini," ujar Beddy.

Selain menertibkan pedagang di Terminal Pulogadung, Beddy juga melakukan penertiban di kawasan lain. Beddy mengimbau para pedagang dan warga yang tidak memiliki kepentingan agar tidak berkerumun.

"Kami imbau kepada warga dan pedagang agar ikuti aturan pemerintah untuk PPKM darurat ini jualan sampai dengan jam 20.00 WIB dan tidak ada yang makan di tempat hanya take away saja, demi kelancaran dan kesehatan kita semua nya," jelasnya.[hs/kp]