Polres Tangsel Tangkap Enam Pengedar Ganja dan Sabu Bernilai 3 Miliar

Polres Tangsel Tangkap Enam Pengedar Ganja dan Sabu Bernilai 3 Miliar

SERPONG – Satuan Resnarkoba Polres Tangsel berhasil membekuk enam pengedar narkoba di Bintaro, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Puluhan kilogram narkotika jenis ganja dan sabu-sabu disita pihak Satuan Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai barang bukti.

Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin, mengatakan, pihaknya menyita puluhan kilogram narkotika itu dari tangan enam orang tersangka berinisial AK, AS, IN, AF, R, dan PU.

"Dari enam tersangka yang diamanakan tim penyidik dari Sat Res Narkoba Polres Tangerang Selatan berhasil mengamankan atau menyita 2,5 kilogram sabu, kemudian 27 kilogram ganja," kata Iman saat merilis kasus tersebut di Mapolres Tangsel, Serpong, Rabu (14/7/2021).

Iman menjelaskan jika dihitung dalam nilai nominal, puluhan kilogram narkotika itu ditaksir mencapai miliaran rupiah. Penangkapan ini telah menyelamatkan puluhan ribu korban penyalahgunaan narkotika dari berbagai kalangan usia.

"Apalabila dikonversi terhadap nilai uang, kedua jenis narkotika ini senilai dengan nilai uang 3 miliar rupiah. Kemudian apabila juga dikonversi dengan pengguna kami berhasil menyelamatkan 52.500 orang," katanya.

Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin menyampaikan, tim Satresnarkoba Polres Tangsel mengamankan AK dengan kepemilikan 3.126 gram sabu yang disembunyikan di kotak teh China.

"Kami amankan tersangka AK di Kota Bekasi. Barang buktinya itu 3.126 gram yang dibungkus plastik teh china berwarna hijau," kata Iman di Mapolres Tangsel, Rabu (14/7/2021).

Berawal dari penangkapan AK, dilakukan penyelidikan dan pengembangan kasus dan berhasil diamankan rekan AK yakni AS.

"Dari tangan AS, polisi menyita barang bukti ganja seberat 7.3 kilogram. Berdasarkan keterangan tersangka AS bahwa barang bukti berupa narkotika jenis ganja didapat dari seorang bandar inisial GL yang saat ini masuk daftar pencarian orang (DPO)," ungkapnya.

Adapun keenam tersangka dijerat Pasal 112, 111, 114 dan 132 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang ancaman pidana maksimalnya hukuman pidana mati dan seumur hidup dan 20 tahun.

Sementara itu, Polres Tangsel juga melaksanakan memusnahkan sabu dan ganja dari hasil penangkapan yang dilakukan Satresnarkoba Polres Tangsel.

Dalam kegiatan tersebut turut pula mengundang Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kota Tangsel untuk memusnahkan puluhan kilogram barang bukti narkotika tersebut.

"Pemusnahan barang bukti dari tersangka IN, AF, R, dan PU itu dilaksanakan setelah mendapat putusan inkrah pengadilan. Ini jaringan antar kota/provinsi yang beberapa dikendalikan dari lapas juga. Dan tersangkanya sudah diputuskan oleh pengadilan," tuturnya. [zf]