Polisi Todong Pistol di Tangerang, Kompolnas Minta Propam Usut Tuntas

Polisi Todong Pistol di Tangerang, Kompolnas Minta Propam Usut Tuntas

Jakarta – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyebut tindakan Aipda D bisa dipidana, kerena anggota Polsek Curugbitung itu  terekam kamera menodongkan senjata airsoft gun ke remaja di sebuah SPBU di Pagedangan, Kabupaten Tangerang yang nongkrong tengah malam.

"Seseorang yang menodongkan airsoft gun dapat dilaporkan sebagai tindak pidana," ujar anggota Kompolnas Poengky Indarti, Selasa (22/11/2022).

Lebih lanjut, Poengky sangat menyesalkan tindakan Aipda D. Menurutnya, Aipda D melakukan pendekatan yang sewenang-wenang.

"Meski alasannya untuk membubarkan pemuda2 yang nongkrong tengah malam agar tidak berpotensi mengganggu harkamtibmas, tetapi tindakan menodongkan airsoft gun justru kontra produktif dengan maksudnya untuk menjaga harkamtibmas, karena kesannya justru lebih merupakan bentuk pengancaman," imbuh Poengky.

Sehingga, lanjut Poengky, Aipda D arogan dan menyalahgunakan kewenangannya. Ia juga meminta Propam untuk memeriksa airsoft gun milik Aipda D.

"Kompolnas juga mendorong Propam memeriksa penggunaan airsoft gun yang bersangkutan apakah sudah dilengkapi surat izin sebagaimana dimaksud Perkap 8 tahun 2012 atau tidak?" tuturnya.

Diberitakan, Aipda D disebut menodongkan pistol untuk membubarkan tongkrongan remaja tersebut. Para pemuda itu disebut nongkrong hingga tengah malam.

"Anggota atas nama Aipda D mengakui bahwa yang mengendarai motor dan mengeluarkan senjata airsoft gun berniat untuk membubarkan perkumpulan remaja karena masih berkumpul lewat dari jam malam," kata Kapolsek Pagedangan AKP Seala Syah Alam dalam keterangan tertulis, Selasa (22/11/2022).

Seala mengatakan Aipda D telah mengakui kesalahannya. Kedua belah pihak juga telah bertemu untuk berdamai. Aipda D terancam dikenai sanksi etik atau disiplin.