Polisi Tangkap Petugas Puskemas yang Palsukan Surat Antigen

Polisi Tangkap Petugas Puskemas yang Palsukan Surat Antigen

INDRAMAYU – Seorang oknum petugas puskesmas diringkus oleh Satreskrim Polres Indramayu, Jawa Barat. Tersangka ditangkap karena kedapatan memalsukan surat hasil uji usap untuk kepentingan warga.

Kepala Satuan Reskrim Polres Indramayu AKP Luthfi Olot Gigantara menyampaikan, pelaku berinisial WI (45) tersebut merupakan petugas honorer di Puskesmas Sukra, Kabupaten Indramayu.

"Tersangka pembuat surat hasil uji usap antigen palsu yang kami tangkap berinisial WI (45) petugas honorer di Puskesmas Sukra, Kabupaten Indramayu," ujar Luthfi pada Senin (26/7/2021).

Dari keterangan tersangka, ia mengaku menjual surat palsu tersebut dengan harga Rp100.000 hingga Rp150.000 per lembar.

Luthfi menambahkan, kasus pemalsuan hasil surat tes antigen itu terungkap usai petugas melakukan penyelidikan lapangan, berdasarkan informasi terkait perbuatan WI.

Dari informasi itu, diketahui WI telah memalsukan surat hasil uji usap antigen sejak tiga bulan lalu. Namun, jumlah konsumen yang menggunakan jasanya tersebut masih belum diketahui.

"Pengungkapan ini hasil dari penyelidikan setelah kami mendapatkan informasi dan anggota menyamar sebagai salah satu pemesan," tutur Luthfi.

lebih lanjut, Luthfi menjelaskan, terungkap banyak warga yang memesan surat palsu itu dipakai untuk berbagai keperluan.

"Ada yang memesan untuk perjalanan, bekerja, masuk sekolah, dan lain-lain. Ketika ada yang memesan, tersangka langsung menyanggupi dengan imbalan uang yang sudah disepakati," imbuhnya.

Dari tangan tersangka, polisi menyita satu set komputer dan printer dan 40 lembar fotokopi KTP warga yang diduga sebagai 'pemesan' surat hasil tes antigen palsu.

"Kasusnya masih terus kami kembangkan. Kami juga memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap lebih dalam kasus pemalsuan itu," pungkasnya.

Atas perbuatannya, WI dijerat pasal 263 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama enam tahun. [zf/kp]