PMJ Tangkap 36 Tersangka Curanmor di Tangerang dan Jakarta

PMJ Tangkap 36 Tersangka Curanmor di Tangerang dan Jakarta

JAKARTA - Polda Metro Jaya berhasil meringkus 36 tersangka kasus pencurian dan perampokan sepeda motor bersenjata api.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, komplotan tersebut sudah ratusan kali melancarkan aksinya sejak tahun 2017 di wilayah sekitar Tangerang dan Jakarta.

"Total semua yang kita amankan sampai dengan hari ini ada 36, satu masih dirawat di rumah sakit karena sakit. Semua sudah kita swab antigen dan hasilnya negatif dan kita lakukan penahanan," ujar Yusri saat konfrensi pers di Polda Metro Jaya pada Selasa (31/8/2021).

Yusri juga menyebutkan, para pelaku tersebut terbagi dalam tujuh kelompok berbeda. Para pelaku juga tak segan melukai korban.

"Rata-rata ada yang minimal 40 kali curanmor dan tidak segan-segan mereka melakukan tindak kekerasan. Semua kelompok ini di sini ada tujuh kelompok, dan semua lakukan aksinya menggunakan senjata api," jelas Yusri.

Lebih lanjut Yusri menjelaskan, dari penangkapan 36 tersangka tersebut, polisi menyita barang bukti 11 kendaraan roda dua. Para pelaku menggunakan sepeda motor hasil curian untuk melakukan aksinya. Selain itu, pelaku juga menyita mobil yang digunakan pelaku untuk melancarkann aksinya.

Ketujuh komplotan tersebut dikendalikan oleh I alias Kakek. Kakek tersebut menyuruh anak buahnya mencuri sepeda motor di Jakarta dan Tangerang, kemudian membawa hasil curian ke Sukabumi.

“Kakek memberi imbalan Rp1 juta kepada para tersangka per sepeda motor yang dicuri,” ucap Yusri.

Tentang siapa dan bagaimana sepak terjang si Kakek itu, imbuh Yusri, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran.

“Cukup banyak hasil kendaraan yang dikirim ke Sukabumi," kata Yusri.

Atas kejahatan tersebut, para pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan UU Darurat Nomor 12 tahun 1951.Para pelaku dijerat dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Lebih lanjut, Yusri mengimbau kepada warga yang kehilangan sepeda motor untuk datang ke Polda Metro Jaya. Warga bisa mengecek apakah salah satu motor yang disita merupakan motor yang dicuri para pelaku.

"Bagi warga yang merasa kehilangan silakan datang ke Polda Metro Jaya akan kita berikan cuma-cuma. Hanya dengan menunjukkan bukti resmi kepemilikan seperti BPKB atau bukti sah," jelas Yusri.[hs/kp]