Pelaku Perampokan dan Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar Ditangkap Polisi

Pelaku Perampokan dan Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar Ditangkap Polisi

Makassar - Kepolisian Resort Kota Besar Makassar menangkap dua pelaku perampokan dan pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi berinisial SU di sebuah kos di wilayah Kecamatan Manggala. Dua pelaku ditangkap di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar, Komisaris Polisi Agus Khaerul membenarkan sudah menangkap pelaku perampokan yang disertai dengan pemerkosaan pada pukul 23.40 Wita, Minggu (6/6) di Kabupaten Takalar. Dua pelaku perampokan disertai pemerkosaan yakni MR dan AS.

"Sudah (ditangkap) di Takalar tadi malam," ujarnya kepada Merdeka.com melalui pesan WhatsApp, Senin (7/6).

Agus menjelaskan MR dan AS berbagi tugas saat beraksi. Pelaku MR, kata dia, sebagai bertugas merampok dan memerkosa korban, sementara AS berperan sebagai penjaga dan mata-mata.

"Pelaku mengakui kalau sudah melakukan perampokan dan pemerkosaan terhadap korban dengan cara mengancam dengan menggunakan parang. Untuk kronologi lengkapnya nanti kita rilis habis Zuhur," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Seorang mahasiswi di Kota Makassar berinisial SU menjadi korban pemerkosaan dan perampokan. Aksi perampokan tersebut terekam Closed-Circuit Television (CCTV) kos korban.

Kepala Unit Kejahatan dan Kekerasan Kepolisian Resort Kota Besar Makassar, Inspektur Satu Iqbal Usman membenarkan adanya kejadian perampokan yang disertai pemerkosaan. Iqbal mengaku pihaknya sudah menerima laporan kejadian tersebut dan sedang melakukan penyelidikan.

"Sudah ada laporannya dan kami sedang melakukan penyelidikan. Identitas pelaku sudah kami kantongi berdasarkan rekaman CCTV di TKP," ujarnya, Minggu (5/6).

Berdasarkan laporan, pelaku mengancam korban dengan senjata tajam dan langsung menyetubuhinya. Tak sampai di situ, pelaku juga mengambil sejumlah harta milik korban seperti uang tunai, laptop, dan handphone.

"Barang-barang milik korban juga diambil oleh pelaku," tuturnya.

Iqbal menambahkan sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan juga rekaman CCTV yang terpasang di kos korban. [fik]

Sumber: Merdeka.com