Oknum Polisi Diduga Bakar Pacar Gelapnya, Kompolnas: Jika Benar, Pelaku Harus Dihukum Berat

Oknum Polisi Diduga Bakar Pacar Gelapnya, Kompolnas: Jika Benar, Pelaku Harus Dihukum Berat

JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) prihatin atas kasus oknum polisi yang diduga membakar mantan kekasihnya di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Juru bicara Kompolnas Poengky Indarti mengatakan, jika benar pelaku diduga melakukan tindakan terencana membunuh korban, maka yang bersangkutan harus dikenai pasal pembunuhan berencana dan tidak layak lagi sebagai anggota Polri.

“Apalagi kabarnya yang bersangkutan sudah memiliki istri yang sedang hamil dan 2 orang anak. Bagaimana mungkin yang bersangkutan tega berselingkuh dan diduga melakukan kejahatan berencana membunuh mantan selingkuhannya? Tindakan pelaku betul-betul biadab, harus dihukum berat dan dipecat dari institusi Polri,” kata Poengky kepada wartawan, Sabtu (12/3/2022).

Menurut Poengky, tindakan Brigpol ANR tersebut tentu dapat mencoreng nama baik Institusi Polri.

“Saya sungguh menyesalkan tindakan oknum semacam ini, karena merusak nama baik institusi dan merugikan anggota-anggota lainnya yang telah bekerja dengan baik,” ucapnya.

Di tempat lain, saat ini Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Selatan mendalami kasus oknum polisi Brigpol ANR seorang anggota Dokkes Polres Lahat yang diduga membakar mantan kekasihnya pada Kamis, (10/3/2022) sekitar pukul 22.00 WIB di Kabupaten Muara Enim. Sementara itu korban kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit daerah itu karena sekujur tubuh yang melepuh.

“Akan dilakukan pendalaman oleh Propam Polres setempat didampingi oleh Polda, kalau memang terbukti anggota (Brigpol ANR) bersalah kami proses sesuai aturan yang berlaku,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Supriadi, Sabtu (12/3/2022).

Supriadi mengungkapkan, berdasarkan penyelidikan yang ditangani oleh Polres Muara Enim, sementara ini diketahui pembakaran tersebut bermotif hubungan asmara antara keduanya.

“Pelaku diduga cemburu terhadap korban yang memutuskan sepihak hubungan asmara mereka. Hingga terjadilah pembakaran, saat ini kondisi korban dan pelaku masih dirawat di rumah sakit setempat,” ucap dia.

Peristiwa itu, terjadi ketika pelaku mendatangi korban berinisial DN (25), warga Jalan KP 3 RT 003/003, Kelurahan Tungkal, Muara Enim yang tengah berada di rumah kontrakan rekannya berinisial W, di Gang Kolam Jalan Ade Irma Suryani Rumah Tumbuh, Kecamatan Muara Enim, Kamis malam (10/3/2022).

Di tempat itu, pelaku sempat memadamkan aliran listrik dengan mematikan sekering secara diam-diam, kemudian pelaku yang membawa botol plastik berisikan bahan bakar masuk ke rumah kontrakan.

Pelaku menyekap korban yang tengah berada di dalam kamar kontrakan, dan menyiramkan bahan bakar tersebut ke tubuh korban lalu membakarnya dengan korek api. Perbuatan tersebut dilakukan pelaku di hadapan W yang sekaligus menjadi saksi.

Setelah itu, pelaku menarik korban yang telah dipacarinya lebih dari satu tahun itu keluar rumah kontrakan dengan maksud untuk memadamkan api yang sedang membakar sekujur tubuh korban.

Akibat kejadian tersebut tubuh pelaku juga ikut terbakar bersama dengan korban, hingga akhirnya diselamatkan oleh warga lantas mereka dibawa ke rumah sakit RSUD M Rabain, Muara Enim.

Kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapatkan laporan dari warga dan rumah kontrakan tersebut dipasang garis polisi untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut. []