Macetnya Penyelidikan Kasus Akseyna, Kompolnas Desak PMJ Segera Usut Tuntas

Macetnya Penyelidikan Kasus Akseyna, Kompolnas Desak PMJ Segera Usut Tuntas

Jakarta - Kasus kematian Akseyna Ahad Dori, mahasiswa UI yang ditemukan meninggal di Danau Kenanga UI masih menjadi misteri walau sudah tujuh tahun berlalu.

Menanggapi kasus tersebut, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) akan berusaha menindaklanjuti kasus tersebut ke Polda Metro Jaya.

Juru bicara Kompolnas Poengky Indarti mengatakan, Kompolnas sudah menerima surat aduan dari orang tua Akseyna.

"Kami sedang memproses surat klarifikasi kepada Polda Metro Jaya untuk mengecek apakah ada kemajuan dalam penanganan kasus," kata Poengky, Jumat (8/4/2022).

Lanjut Poengky, Kompolnas akan mengupayakan berkomunikasi dengan Polda Metro Jaya untuk menemukan adanya hambatan penyelidikan.

"Kami sekaligus akan mendapatkan informasi terkait hambatan-hambatan apa yang dihadapi penyidik dalam mengungkap kasus ini," ujar Poengky.

Meski demikian, Poengky menjelaskan, dalam proses mengungkap suatu kasus pidana, terkadang ditemukan hambatan, mulai dari minimnya bukti yang menguatkan serta kurangnya saksi.  

"Jika penyidik mengalami kesulitan, diharapkan dapat didukung dengan scientific crime investigation untuk membantu pengungkapan. Tidak ada kejahatan yang sempurna," jelas Poengky.

Diketahui, Akseyna ditemukan mengambang di Danau Kenanga, UI dengan kondisi tak bernyawa pada 26 Maret 2015. Akseyna ditemukan mengambang 1 meter dari tepi danau dengan kedalaman 1,5 meter.

Lalu dalam tas yang digendong oleh Akseyna ditemukan sejumlah batu yang diduga digunakan pelaku untuk mencegah tubuh Akseyna mengambang. Tubuh Akseyna turut menderita luka lebam saat ditemukan. Akseyna tercatat sebagai mahasiswa jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UI.

Seruan agar kasus Akseyna diungkap terus digalang di dunia maya. Hingga Jumat (8/4), sudah ada 109.400 orang yang menandatangani petisi dukungan pengusutan kasus Akseyna di change.org. Petisi ini ditujukan agar pihak Kepolisian dan UI sigap menyelidiki kasus tersebut.