Kunjungi SPN Polda Riau, Kompolnas Pantau Proses Belajar Mengajar Tatap Muka Calon Bintara Polri

Kunjungi SPN Polda Riau, Kompolnas Pantau Proses Belajar Mengajar Tatap Muka Calon Bintara Polri

RIAU - Sebagai bagian dari pelaksanaan program pengawasan, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) melaksanakan kunjungan kerja Kompolnas ke Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau. Kunjungan kerja tiga hari yang terhitung sejak Senin sampai Rabu, 30 Agustus – 1 September 2021 ini, bertujuan memantau langsung kegiatan belajar dan mengajar di Lembaga Pendidikan Polri tersebut.

Secara substantif, pengawasan oleh tim Kompolnas yang dipimpin Anggota Kompolnas Drs. Pudji Hartanto, M.M dan Dr. Albertus Wahyurudhanto, M.Si ini, merupakan pengejawantahan dari amanat Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Pada Pasal 38 Ayat (1) undang-undang Nomor 2 Tahun 2002, ditegaskan bahwa Kompolnas memiliki 2 (dua) tugas, yaitu: 1) Membantu Presiden dalam menetapkan arah kebijakan Kepolisian Negara Republik Indonesia; dan 2) Memberikan pertimbangan kepada Presiden dalam pengangkatan dan pemberhentian Kapolri.

Selanjutnya pada Pasal 39 ayat 2 disebutkan bahwa dalam melaksanakan tugas tersebut, Komisi Kepolisian Nasional berwenang untuk mengumpulkan dan menganalisis data sebagai bahan pemberian saran kepada Presiden yang berkaitan dengan anggaran Polri, pengembangan sumber daya manusia (SDM) Polri, dan pengembangan sarana dan prasarana Polri.

Mengacu kepada amanat undang-undang sebagaimana tersebut di atas, Kompolnas memandang penting melaksanakan pemantauan secara langsung kegiatan proses pendidikan dan pembentukan SDM Polri di SPN Polda Riau. Termasuk yang menjadi perhatian Kompolnas adalah tata kelola anggaran dan sarana prasarana pendukung yang menunjang keberlangsungan proses pendidikan dan pembelajaran di SPN Polda Riau.

Kedatangan tim Kompolnas disambut hangat Wakapolda Riau Brigjen Pol Tabana Bangun Msi yang didampingi Kepala SPN Polda Riau Kombes Pol Ruli Agus Pramono, S.I.K dan Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Dr. Pria Budi, SH, SIK, MH. Tampak pula sejumlah Tenaga Pendidik dan para Pejabat Utama SPN Polda Riau, yang turut memberikan peran dalam mensukseskan kegiatan pemantauan oleh Kompolnas tersebut.

Ketua Tim Kompolnas Pudji Hartanto dalam arahannya pada tatap muka bersama Tenaga Pendidik dan Pengasuh Siswa SPN Polda Riau menyampaikan, maksud dan tujuan kegiatan kunjungan kerja Kompolnas untuk mengumpulkan berbagai data dan keterangan berkaitan dengan keberlangsungan proses belajar mengajar di SPN Polda Riau.

“Sebagai Pengawas Fungsional Polri, Kompolnas mengunjungi SPN Polda Riau untuk melaksanakan salah satu tugasnya yaitu memantau secara langsung dari dekat pelaksanaan pendidikan di tengah Pandemi Covid-19. Data dan keterangan yang kami peroleh ini akan menjadi bahan masukan dalam penyusunan Arah Bijak Polri untuk disampaikan kepada Presiden,” kata Pudji Hartanto.

Lebih jauh, Puji juga menuturkan, Tim Kompolnas menaruh perhatian besar terhadap inovasi Pimpinan dan Tenaga Pendidik SPN Polda Riau, khususnya yang berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan selama proses belajar mengajar.

Hal senada disampaikan Komisioner Kompolnas Wahyurudhanto dimana upaya SPN Polda Riau melakukan terobosan dan kebijakan sehingga pelaksanaan proses belajar mengajar saat ini Zero Covid-19. Di mana SPN Polda Riau memiliki siswa Calon Bintara Polri sebanyak 450 siswa yang terdiri 127 siswa titipan Polda Papua, 100 siswa titipan dari Polda Papua Barat dan 223 siswa dari Polda Riau.

“Saya mengapresiasi upaya Polda Riau khususnya Kepala SPN yang menerapkan pola belajar siswa dengan menerapkan protokol secara ketat, sehinggah tidak ada siswa yang terpapar Covid-19” ujar Wahyurudhanto.

Berdasarkan pengumpulan data dan keterangan di lapangan, Tim Kompolnas memperoleh catatan penting bahwa, sekalipun dihadapkan pada situasi pandemi Covid-19, SPN Polda Riau tetap mempertahankan kualitas proses belajar mengajar para siswa, berupa 8 (delapan) Standar Pendidikan seperti sertifikasi tenaga pendidik, sarana prasarana, kurikulum, standar mutu kelulusan, dan lain-lain. [prad]