Kompolnas: Pembinaan dan Sosialisasi Prioritas dalam Penertiban selama Pemberlakuan PPKM Darurat

Kompolnas: Pembinaan dan Sosialisasi Prioritas dalam Penertiban selama Pemberlakuan PPKM Darurat



Jakarta – Selama penerapan Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat kerap ditemui di lapangan, masyarakat yang masih ada yang melanggar aturan dengan alasan mencari nafkah untuk menyambung hidup sehingga penertiban oleh para petugas pun sering berujung ribut.

Anggota Komisi Kepolisian Nasional RI, Yusuf Warsyim menyadari hal demikian. Ia mengatakan, keributan bisa terjadi oleh karena situasi di lapangan. Walaupun begitu, tindakan tegas harus tetap dijalankan kepada para pelanggar PPKM Darurat.

“Dalam situasi apa pun anggota Polri tetap dituntut untuk melindungi dan mengayomi masyarakat. Tentu saja pembinaan dan sosialisasi adalah hal pertama yang perlu dilakukan. Jika itu masih terkendalikan, opsi terakhir yaitu tindakan tegas,” ucap Yusuf dalam program Trijaya Hot Topic Petang, Selasa (13/07/2021).

Tentu saja penertiban dilakukan dengan menjaga sikap humanis. Aparat kepolisian di lapangan harus beradaptasi dengan masyarakat. Juga pendekatan dengan melakukan kerja sama dengan perangkat setempat, serta memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya Covid-19.

“Perlu menggandeng perangkat terkecil seperti RT dan RW di daerah tersebut untuk menertibkan warganya dan membangun kesadaran tentang peraturan Covid-19. Perlu diterapkan cara-cara yang kreatif agar lebih mudah menertibkan masyarakat,” kata Yusuf

Yusuf menjelaskan, keributan yang terjadi saat penertiban PPKM Darurat, salah satunya disebabkan ketidaksesuaian dalam menafsirkan aturan. []