Kompolnas: Istri Anggota Polri Melanggar, maka Suaminya Dikenai Sanksi

Kompolnas: Istri Anggota Polri Melanggar, maka Suaminya Dikenai Sanksi

JAKARTA – Tampilan seorang perempuan memamerkan segepok uang sambil menari dalam tayangan sebuah video aplikasi Tiktok menjadi viral di media sosial. Perempuan dalam video itu merupakan seorang istri dari Kapolres Tebing Tinggi AKBP Agus Sugiyarso.

Video pamer uang yang dilakukan oleh istri Kapolres Tebing Tinggi itu viral usai diunggah pemilik akun @cimot512 di aplikasi TikTok. Namun, belakangan video itu telah dihapus oleh akun tersebut.

Menanggapi beredarnya video tersebut, Komisioner Komisi Polisi Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti mengatakan, jika seorang istri dan anak dari anggota Polri yang diduga melakukan pelanggaran. Maka si suami dikenai sanksi.

"Jika ada istri anggota Polri yang melanggar, maka suaminya akan dikenai sanksi. Oleh karena itu istri dan anak-anak juga harus hidup sederhana dan berperilaku baik," katanya saat dihubungi, Sabtu (30/10).

Sementara itu, Kapolda Sumatera Utara (Sumut), Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, mencopot jabatan Kapolres Tebing Tinggi, AKBP Agus Sugiyarso. Pencopotan itu buntut dari viralnya video pamer uang sambil berjoget di TikTok.

"Sebagai tanggung jawab suaminya, Kapolres Tebing Tinggi ditarik ke Polda Sumut dalam evaluasi," ujar Panca, Senin (1/11) malam.

Panca mengatakan, video pamer uang di TikTok yang dilakukan istri perwira polisi itu saat ini dalam tahap pemeriksaan. Sedangkan, serah terima jabatan Kapolres Tebing Tinggi telah dilakukan.

"Kasus itu dalam pemeriksaan. Itu yang di Tebing Tinggi saya sudah serah terima jabatan. Nanti kami tunjuk pelaksana tugasnya," ungkapnya.

Atas kejadian itu, kata Panca, seluruh anggota dan keluarga polisi di jajaran Polda Sumut diminta tidak menunjukkan tingkah laku hedonisme. Hal tersebut sesuai perintah dari Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo.

"Saya sudah ambil Langkah yang menjadi perintah bapak Kapolri bahwa untuk hati-hati dan waspada menggunakan sarana media sosial. Terlebih khusus gambar-gambar menampilkan hedonisme," ucapnya.

Berdasarkan Surat Telegram Kadiv Propam Polri Nomor : ST/30/XI/Hum.3.4/2019/Divpropam. Adanya tujuh larangan pamer kemewahan bagi anggota Polri dan Keluarga.

Berikut tujuh larangan tersebut :

1. Tidak menunjukkan, memakai, memamerkan barang-barang mewah dalam kehidupan sehari-hari baik dalam interaksi sosial di kedinasan maupun di area publik.

2. Senantiasa menjaga diri, menempatkan diri pola hidup sederhana di lingkungan institusi Polri maupun kehidupan bermasyarakat.

3. Tidak mengunggah foto atau video pada medsos yang menunjukkan gaya hidup yang hedonis, karena dapat menimbulkan kecemburuan sosial.

4. Menyesuaikan norma hukum kepatutan, kepantasan, dengan kondisi lingkungan tempat tinggal.

5. Menggunakan atribut Polri yang sesuai dengan pembagian untuk penyamarataan.

6. Pimpinan kasatwil, perwira dapat memberikan contoh perilaku dan sikap yang baik, tidak memperlihatkan gaya hidup yang hedonis terutama Bhayangkari dan keluarga besar Polri.

7. Dikenakan sanksi yang tegas bagi anggota Polri yang melanggar. []