Kompolnas Tinjau Operasi Ketupat Tahun 2022 di Wilayah Hukum Polda Banten

Kompolnas Tinjau Operasi Ketupat Tahun 2022 di Wilayah Hukum Polda Banten

Banten - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meninjau langsung pelaksanaan operasional Operasi Ketupat Tahun 2022 Polda Banten pada Rabu, (27/4/2022). 
Anggota Kompolnas Irjen Pol (Purn) Pudji Hartanto bersama Komisioner Kompolnas Moh Dawam meninjau pelaksanaan Operasi Ketupat 2022 di Banten.
Dalam tinjauannya, Pudji meminta sejumlah hal kepada Polda Banten terkait operasi tersebut. Salah satunya, penguatan koordinasi lintas polda.
"Berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya terkait situasi lonjakan arus penumpang dan kendaraan yang menuju Banten akan menyeberang ke Lampung," ujar Pudji dalam keterangannya, Rabu, (27/4/2022).
Lebih lanjut, Pudji juga meminta Polda Banten melaksanakan manajemen lalu lintas yang telah diberikan Kepala Korlantas Irjen Firman Shantyabudi.
Dia pun menghimbau jajaran selalu berkoordinasi dengan stakeholder terkait kondisi di lapangan agar pemantauan semakin baik.
Termasuk juga, masih kata Pudji, personel lapangan yang bertugas dapat diberikan semacam apresiasi pada kinerjanya selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2022.
"Memberikan reward and punishment kepada anggota secara objektif dengan waskat yang ketat,” tuturnya.
Pudji berpesan, jajaran Polda Banten perlu melaksanakan krisis manajemen yang tepat. 
Hal tersebut bertujuan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat ataupun pemudik. 
"Menghindari kapal Overload memeperhatikan kondisi cuaca saat menyebarang dan berkoordinasi dengan BMKG. Terima kasih selamat bertugas," katanya. 
Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho menjelaskan situasi penyeberangan di Pelabuhan Merak. Dia mengatakan, pihaknya menyiapkan 64 unit kapal hingga menggelar Pos Pengamanan.
"Dari 64 kapal, sebanyak 59 kapal reguler dan 5 kapal pelayanan ekspres beroperasi di 6 dermaga. Lima kapal pelayanan ekspres di dermaga. Ke-64 kapal tersebut siap beroperasi dengan waktu tempuh dipercepat, termasuk waktu bongkar muat," imbuhnya.
"Serta untuk mengantisipasi puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada tanggal 29 April 2022, kami menggelar sejumlah Pos Pam 42, Pos Yan 7, dan pos terpadu satu yang ditempatkan strategis guna antisipasi situasi kamtibmas dan situasi kamtibcar lalu lintas baik untuk arus mudik maupun balik, pelabuhan penyebrangan dari Merak-Bakauheni,  serta tempat wisata Merak, Anyer, dan Carita," ucap Rudy. []