Kompolnas Terkesan pada Inovasi INCAR Polda Jatim

Kompolnas Terkesan pada Inovasi INCAR Polda Jatim

SURABAYA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) melaksanakan pertemuan dengan Karoops Polda Jawa Timur Kombespol Puji Santosa, SH, PJU Polda Jawa Timur dan para Perwira Anggota Polda Jawa Timur Satker terkait pada Rabu, 8 September 2021.

Poengky Indarti selaku ketua dari tim Kompolnas dalam pertemuan tersebut menyampaikan, tujuan diselenggarakannya kegiatan ini salah satunya untuk menetapkan arah bijak untuk Presiden agar Polri lebih baik lagi ke depan. Juga Kompolnas berharap agar materi yang sudah disampaikan dapat menjadi contoh untuk Polda yang lain dan citra Polri semakin baik dan humanis di masyarakat.

"Agar disampaikan hal-hal yang mungkin bisa Kompolnas lakukan untuk menetapkan arah bijak, agar Polri menjadi lancar dalam melaksanakan tugasnya," ujar Poengky.

Pada kegiatan tersebut, Karoops Polda Jawa Timur memberikan paparan terkait komulatif kasus Covid-19, grafik penambahan kasus, peringkat kasus aktif dan zonasi, trend BOR Covid-19 dan Zonasi PPKM skala mikro; Operasi Aman Nusa II terkait pelibatan personel operasi dan target operasi; dan KRYD Polda Jawa Timur terkait Posko Terpadu (di Grahadi), pembagian Bansos, pembentukan PPKM Pasar, Penyekatan, Patroli Skala Besar, giat Covid Hunter, kegiatan Vaksinasi, kegiatan pemulihan ekonomi.

Kemudian masukan dari Dirlantas Polda Jatim, bahwa Polda Jatim membuat inovasi bernama INCAR, yaitu alat yang digunakan Ditlantas Polda Jawa Timur dalam menindak tegas masyarakat yang tidak taat prokes. Alat tersebut dapat digunakan untuk mengetahui letak atau posisi dengan melalui sinyal satelit, dapat memotret pelanggaran dijalan raya melalui kamera secara mobile, dapat mengukur kecepatan kendaraan yang sedang melaju, terdapat sistem pengenalan wajah yang mampu mengidentifikasi atau memverifikasi seseorang dari gambar digital atau video dan sistem yang digunakan untuk pengawasan kendaraan yang menggunakan pengenalan karakter optik pada gambar dengan membaca plat nomor kendaraan.

"Dengan alat INCAR ini diharapkan dapat menindak tegas masyarakat pelanggar lalu lintas maupun protokol kesehatan dengan tidak berhadapan langsung dengan masyarakat. Namun dalam hal ini, Ditlantas Polda Jawa Timur belum memiliki payung hukum untuk mendukung inovasi tersebut, " ujar Dirlantas Polda Jatim. 

Selain itu, Kompolnas meminta data terkait jumlah anggota Polri di Polda Jawa Timur yang terpapar dan meninggal dunia selama pandemi Covid-19 dari awal hingga saat ini.

"Terkait inovasi INCAR, Kompolnas akan membuat rekomendasi dengan Mendagri untuk bersurat ke Gubernur Jatim," ujar Poengky. [zf]