Kompolnas Sesalkan Pembakaran Mapolsek Candipuro

Kompolnas Sesalkan Pembakaran Mapolsek Candipuro

Jakarta - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyesalkan atas pembakaran Mapolsek Candipuro oleh sejumlah warga. Kompolnas mempertanyakan soal pelayanan Polsek Candipuro selama ini.
"Kami menyesalkan adanya tindakan main hakim sendiri dari kelompok massa yang berujung pada pembakaran dan perusakan pada kantor Polsek Candipuro. Apa pun alasannya tidak dibenarkan tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun. Apa lagi merusak kantor yang menjadi inventaris negara," kata Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti, Rabu (19/5/2021) malam.
"Kami berharap para pelakunya harus bertanggungjawab dan diproses pidana. Perlu ditelusuri apa yang menyebabkan terjadinya tindak pidana tersebut," sambungnya.
Dia ingin menelusuri benar tidak soal pelayanan Polsek Candipuro selama ini lamban. Menurut Poengky, penelusuran itu perlu supaya Polsek Candipuro berbenah.
"Di sisi lain, perlu dilakukan pemeriksaan, apakah benar keluhan terkait dugaan lambannya Polsek Candipuro dalam menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait maraknya begal di Candipuro? Jika benar, perlu dicari penyebabnya dan dilakukan perbaikan. Apakah karena kurangnya personel? Atau beban kerja berlebihan sehingga tidak bisa menindaklanjuti laporan secara cepat? Atau kurang didukung dengan teknologi untuk bisa segera melacak begal?" katanya.
Poengky menilai perlu bantuan semua pihak, termasuk pemerintah daerah, untuk mengatasi masalah ini. Selain itu, pemanfaatan teknologi juga dinilai dapat membantu petugas dalam menangani kasus kejahatan.
"Mengingat pemanfaatan teknologi sangat berguna bagi upaya mencegah dan menindak tegas kejahatan, jika memungkinkan, akan lebih baik jika ada CCTV milik pemerintah daerah yang dipasang di jalan-jalan utama yang dapat digunakan polisi untuk membantu mencegah kejahatan sekaligus melakukan upaya penegakan hukum," ucapnya.
Polda Lampung telah menyampaikan permohonan maaf apabila pelayanan masyarakat Polsek Candipuro dinilai kurang. Walaupun begitu, Polda Lampung amat menyayangkan aksi perusakan dan pembakaran yang dilakukan oleh beberapa warga. [zf]