Kompolnas Sambut Baik TR Kapolri soal Pemulihan Ekonomi Nasional

Kompolnas Sambut Baik TR Kapolri soal Pemulihan Ekonomi Nasional

JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyambut baik Telegram Rahasia (TR) Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kepada jajaran kapolda untuk menjaga ekselarasi pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kompolnas akan memantau dan memonitor pelaksanaan surat telegram (TR) Kapolri terkait proses pengawalan akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional. Profesionalitas dan integritas harus benar-benar terjaga dalam melaksanakan TR tersebut,” ujar anggota Kompolnas Yusuf Warsyim, Rabu (11/8/2021).
Yusuf menuturkan, sekitar bulan Mei 2021 dirinya pernah memberikan masukan kepada Kapolri agar Polri dapat berperan dalam pemulihan ekonomi nasional terkait target pertumbuhan ekonomi kwartal kedua tahun 2021 sebagaimana dicanangkan Presiden Joko Widodo.
“Tentunya yang dimaksud di sini, pemulihan ekonomi nasional di tengah upaya pengendalian pandemi Covid-19. Dalam hal ini, peran Polri adalah mengawasi dan penegakan prokes pandemi Covid-19 secara sungguh-sungguh dalam kegiatan ekonomi yang dilakukan masyarakat. Peran tersebut dilakukan dengan prinsip pandemi terkendali, ekonomi bergeliat dan pulih, sehingga target pertumbuhan tercapai,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yusuf menyambut baik Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melalui Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto menerbitkan surat telegram dalam rangka menjaga dan membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal ketiga dan kuartal keempat tahun 2021.
Tepatnya Surat Telegram bernomor ST/1590/VIII/OPS.2./2021 yang ditujukan kepada para kapolda agar memerintahkan direskrimum dan direskrimsus untuk melanjutkan dan meningkatkan komunikasi, kolaborasi, dan koordinasi dengan BPKP, Kejaksaan RI, dan BPK RI di wilayah masing-masing.
“Pelaksanaan TR Kapolri kepada jajaran Kapolda, sangat diharapkan tidak keluar dari tupoksi Polri, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum serta melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat yang dilaksanakan secara profesional,” pesan Yusuf. [fer/zf]