Kompolnas Puji Keberhasilan Polda Kepri Ungkap Jaringan Narkotika Internasional

Kompolnas Puji Keberhasilan Polda Kepri Ungkap Jaringan Narkotika Internasional

JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) memuji keberhasilan Polda Kepri ungkap jaringan narkotika internasional. 

“Kompolnas mengapresiasi atas kinerja kolaboratif, koordinatif yang cukup efektif, jitu dan terukur dilakukan Polda Kepri dan jajarannya bersama TNI, Pemerintah Daerah, Bea Cukai, BNNP, dan pihak terkait dalam penanganan pemberantasan jaringan Narkoba Internasional ini,” ungkap Komisioner Mohammad Dawam kepada wartawan, Sabtu (23/4/2022).

Menurut Dawam, pengungkapan narkotika jaringan internasional yang dilakukan oleh Polda Kepri bersama sejumlah instansi pemerintah, merupakan model penanganan pentahelix, yakni penanganan yang melibatkan semua unsur dalam menyelesaikan tindak kejahatan jaringan narkoba. Tentunya langkah penanganan seperti ini perlu untuk diadopsi dalam model pengungkapan dan penanganan jaringan narkoba di daerah-daerah lainnya.

“Bagi kami, ini penting diapresiasi, diberi penghargaan yang tinggi atas keteguhan aparat penegak hukum yang tidak mudah. Tentu banyak rintangan, godaan maupun tekanan dari berbagai pihak baik dari kalangan internal maupun eksternal, baik oknum pelaku kejahatan dalam negeri maupun oknum kejahatan luar negeri yang pasti melakukan intimidasi baik diri maupun keluarganya. Dibutuhkan keteguhan jiwa, strategi, teknis kerjasama, dan keberanian tinggi,” jelas Dawam.

Ia berharap, tindakan positif yang dilakukan oleh Polda Kepri dan jajaran yang berhasil mengungkap penyeludupan narkoba jaringan internasional, perlu didukung oleh semua pihak. Bahkan diberikan dukungan sarana dan prasarana dan operasional yang memadai terutama di wilayah-wilayah perbatasan Indonesia yang sangat rawan terjadinya kejahatan jaringan narkoba internasional.

“Perlu disamakan persepsi bersama bahwa kejahatan narkotika ini disamping akan merusak generasi anak bangsa dalam waktu pendek maupun dalam masa panjang juga akan merusak geneologi kehidupan, yakni akan menimbulkan kejahatan lainnya selain kejahatan narkoba itu sendiri. Sekali lagi perlu diapresiasi, dan didukung kepada aparat penegak hukum terutama Kepolisian Daerah Kepri yang dipimpin langsung oleh Kapolda,” ujarnya.

Pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 53.255,49 gram atau setara 53 kg oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman bersama Pemerintah Provinsi, TNI, dan BNNP Kepri tersebut, turut disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur Kepri Hj.Marlin Agustina, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Rudi Pranoto, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Danrem 033/WP, Brigadir Jenderal TNI Jimmy Ramoz Manalu, Ka BNNP Kepri Brigjen Pol. Henry P. Simanjuntak. di halaman gedung Lancang Kuning, Mapolda Kepri, Jumat (22/4/2022). 

Pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu tersebut merupakan hasil pengungkapan Polda Kepri terhadap jaringan narkotika internasional Malaysia-Indonesia.

“Barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 53.255,49 gram, yang dimusnahkan ini, merupakan hasil pengungkapan tiga laporan polisi, yang ditindaklanjuti oleh Ditresnarkoba Polda Kepri bersama Satresnarkoba Polresta Barelang dan Dirjen Bea dan Cukai Batam periode bulan Maret hingga April 2022,” ungkap Kapolda Kepri, dalam keterangan kepada wartawan di halaman gedung Lancang Kuning, Mapolda Kepri, Jumat (22/4/2022).