Kompolnas: Kasus Kombes Widodo dan Anak Memalukan

Kompolnas: Kasus Kombes Widodo dan Anak Memalukan

JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) turut menyoroti kasus dugaan penganiayaan oleh Kombes Rachmat Widodo kepada anaknya Aurellia Renatha.

Melalui juru bicara Kompolnas Poengky Indarti, Kompolnas menyatakan sangat menyayangkan aksi saling lapor antara ayah dan anak tersebut. Kasus tersebut kabarnya segera masuk ke persidangan.

"Sayang sekali jika ada kasus keluarga ayah dan anak saling lapor. Bahkan statusnya sudah naik ke penyidikan dan anak Kombes RW (Rachmat Widodo) ditetapkan sebagai tersangka," ujar Poengky kepada wartawan, Kamis (7/10/2021).

Lebih lanjut, Poengky menganggap kasus tersebut sangat memalukan bukan hanya bagi keluarga Kombes Rachmat Widodo, namun juga bagi nama baik Polri.

Poengky mengharapkan kasus ayah dan anak itu dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

"Saya mengharapkan kasus yang memalukan keluarga dan institusi Polri ini bisa diselesaikan secara damai. Sudah ada Perpol Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restorative yang bisa menjadi acuan penyidik," ungkap Poengky.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Dermawan menyatakan, sebelumnya kasus dugaan penganiayaan oleh oknum polisi Kombes Rachmat Widodo tersebut, sudah memasuki tahap 2 di Kejaksaan Negeri Jakarta Utara.

"Iya semuanya kita proses. Yang (kasus) Pak Rachmat Widodo sudah tahap 2," ujar Guruh, Kamis (7/10/2021).

Namun, Guruh belum memberikan penjelasan lebih lanjut sejak kapan kasus itu dinyatakan lengkap (P-21). Ia juga belum menjelaskan kapan tahap 2 itu dilaksanakan.

Selanjutnya, kasus tersebut kembali naik ke permukaan di media sosial. Setelah sang anak Aurellia Renatha mengunggah sebuah foto di media sosial.

Dalam foto tersebut nampak Aurellia yang sedang memegang surat panggilan sebagai tersangka dari Polres Metro Jakarta Utara.

"inget ya guys, kalau kalian dibegal / dibunuh / dipukulin atau apapun yg mengancam nyawa dan harta kalian, diem aja ga usah bela diri..... nanti jadi tersangka kayak aku xixixi.," tulis Aurellia di akun Instagram-nya.

Rupanya sang ayah melaporkan balik sang anak ke polisi. Guruh menjelaskan pihaknya telah memproses laporan ayah dan anak tersebut.

Kini, Aurellia ditetapkan sebagai tersangka. Ia ditetapkan sebagai tersangka atas laporan ayahnya sendiri, Kombes Rachmat Widodo.

"Iya benar. Sudah (tersangka)," imbuh Guruh.

Guruh tidak menjelaskan penetapan tersangka Aurellia Renatha itu atas kasus apa. Namun, kata dia, penetapan tersangka itu buntut laporan ayahnya, yakni Kombes Rachmat Widodo.

"Iya itu kan anak dan bapaknya saling lapor. Kalau pasalnya, saya harus lihat lagi," jelasnya.[hs/kp]