Soal Oknum Polantas Genit, Kompolnas: Jika Ada Tindakan Anggota Polri Tidak Sesuai Aturan, Laporkan ke Propam

Soal Oknum Polantas Genit, Kompolnas: Jika Ada Tindakan Anggota Polri Tidak Sesuai Aturan, Laporkan ke Propam

JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) angkat bicara soal oknum anggota Polantas genit yang meminta nomor ponsel hingga memberondong pesan kepada wanita yang sempat dia hentikan di Tangerang.

Kompolnas mengingatkan, polisi harus bersikap sopan dan hormat.

"Dalam melaksanakan tugasnya, seluruh anggota Polri harus menunjukkan sikap humanis, sopan, dan hormat. Tidak boleh ada kepentingan pribadi, terlebih ada niat iseng," kata Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti, kepada wartawan, Kamis (30/9/2021).

Poengky juga berpesan, masyarakat tidak ragu untuk melaporkan bila ada tindakan anggota Polri yang dinilai melanggar aturan kepada Propam Polri yang bisa dilakukan secara online.

"Jika ada tindakan anggota Polri yang diduga tidak sesuai aturan, mohon untuk melaporkan ke Propam Presisi, agar dapat segera ditindaklanjuti dengan pemeriksaan oleh Propam. Apalagi cara melapor ke Propam bisa langsung secara online," pesan Poengky.

Dia mengatakan, Propam bakal melakukan pemeriksaan terkait laporan itu dan kepada personel Polri yang melanggar aturan bakal dijatuhi sanksi.

"Sanksi yang dikenakan tergantung dari kesalahan pelaku, bisa sanksi disiplin atau sanksi etik," tuturnya.

Soal Kasus polisi genit ini, sebelumnya sempat viral di media sosial. Di akun Twitter-nya, korban dengan inisial RNA (27) mengalami kejadian kurang mengenakkan setelah hampir ditilang polisi karena menerobos lampu merah di Tangerang.

RNA dimintai nomor ponsel oleh polisi inisial FA yang menyetopnya hingga diberondong chat dan telepon dini hari sampai siang hari. RNA pun kemudian dimintai klarifikasi oleh pihak kepolisian terkait kejadian itu.

Kabarnya, oknum polantas FA diperiksa Propam atas kejadian yang viral di media sosial itu. Pemeriksaan dilakukan Propram Polres Tangerang Kota.

"Saat ini sedang diperiksa oleh Propam Polres Metro Tangerang Kota," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Jumat (30/9).

FA sendiri telah buka suara soal kejadian dengan RNA. Dia mengakui meminta nomor HP RNA dan meminta maaf.

"Saya sudah WA (WhatsApp) ibunya, saya minta maaf. Tapi, ya itu, nggak dibales-bales dari kemarin-kemarin begitu, tapi saya sudah minta maaf ke dia," ujar FA saat dimintai konfirmasi wartawan, Rabu (29/9). []