Kompolnas ingatkan Polri agar kasus Sulastri tidak terulang lagi

Kompolnas ingatkan Polri agar kasus Sulastri tidak terulang lagi

Jakarta – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyebutkan, kasus Sulastri Irawan, Calon Siswa (Casis) Bintara Polri Gelombang ke-II tahun 2022 menjadi pembelajaran bagi Polri agar peristiwa serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.

Diberitakan, Sulastri Irwan akhirnya lolos untuk mengikuti pendidikan sebagai Casis Sepolwan setelah sempat gagal karena faktor usia. Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Maluku Utara Kombes Kombes Pol Michael Irwan Thamsil, usia Sulastri terpaut lebih 1 bulan 21 terhitung pada pembukaan pendidikan Sepolwan tanggal 25 Juli 2022 lalu, yang melebihi batas maksimal usia yang ditentukan.

 

Kompolnas menyambut baik kebijakan Polda Malut yanh meloloskan Sulastri tersebut.

 

"Kompolnas turut gembira dan menyambut baik kebijakan yang diberikan untuk menerima kembali Saudari Sulastri Irwan menjadi Casis Polwan Polda Maluku Utara, bersama-sama dengan Saudari Rahima Melani Hanafi untuk mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Polwan yang berasal dari Polda Maluku Utara," kata Komisioner Kompolnas Poengky Indarti, Senin (14/11/2022).

 

Selanjutnya, Poengky menyebut kebijakan penambahan kuota casis itu sejalan dengan dorongan Kompolnas. Dia menilai keputusan Polri untuk meloloskan Sulastri adalah kebijakan yang baik untuk semua pihak.

"Kebijakan penambahan kuota ini sejalan dengan dorongan Kompolnas kepada Mabes Polri. Kebijakan untuk menerima Saudari Sulastri dan Sausari Rahima agar dapat bersama-sama sekolah di Sepolwan merupakan kebijakan yang sangat baik," jelasnya.

"Kami mengucapkan selamat kepada Saudari Sulastri dan Saudari Rahima, dan berharap mereka berdua dapat menimba ilmu sebaik-baiknya dan mengamalkan kelak dalam pelaksanaan tugas di Maluku Utara guna dapat melayani, mengayomi, melindungi masyarakat dan menegakkan hukum demi terjaganya harkamtibmas yang lebih baik di Maluku Utara," imbuhnya.

Oleh karena itu, Kompolnas juga memberikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas keputusan tersebut. Poengky berharap kasus yang sama tidak terjadi lagi di kemudian hari.

"Kompolnas memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bapak Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo, As SDM Polri Irjen Pol Wahyu Widada, dan Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Midi Siswoko, karena atas kebijakan beliau-beliau dapat secara cepat menyelesaikan permasalahan yang beberapa waktu lalu sempat menjadi perhatian publik. Kompolnas berharap masalah ini dapat menjadi pelajaran agar tidak terjadi lagi di kemudian hari," tutupnya.

Sulastri Lolos Jadi Calon Polwan

Polda Malut sudah meloloskan Sulastri Irwan untuk mengikuti pendidikan. Sulastri yang sempat tidak lolos gegara faktor usia itu menyampaikan banyak terima kasih kepada Kapolri dan Kapolda Malut yang sudah memberikan kesempatan menjadi polwan.

"Saya Sulastri Irwan dan keluarga besar menyampaikan terima kasih kepada Kapolri dan Kapolda Malut atas kesempatan menjadi anggota Bakomsus Kesehatan, sekali lagi kami sampaikan terima kasih," ujar Sulastri, Senin (14/11).

Begitu pula Rohimah Melani Hanafi, casis bintara menempati peringkat keempat yang semula menggantikan Sulastri. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolri dan Kapolda atas kesempatan tersebut.

"Terima kasih karena telah mengakomodasi kami untuk menambah satu kuota pada tahun 2023," ucapnya.

Bahtiar Husni selaku penasihat hukum Sulastri Irwan juga menyampaikan permintaan maaf dan terima kasih kepada Kapolri dan Kapolda yang telah mengambil keputusan yang bijak.

Hasil kelulusan Sulastri tertuang dalam surat undangan nomor B/1393/XI/KEP./2022/Ro-SDM klarifikasi biasa