Kompolnas Harap ada Sanksi kepada Pengolok yang Tidak Patut

Kompolnas Harap ada Sanksi kepada Pengolok yang Tidak Patut

JAKARTA – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) bereaksi keras atas ulah pengendara motor yang mengolok petugas lalu lintas.

“Saya sangat prihatin dengan ulah pengendara motor yang tidak mengenakan helm ketika berkendara dan justru secara tidak patut untuk mengolok-olok petugas,” ujar Komisioner Kompolnas Poengky Indarti saat dihubungi, Senin (17/1/2022).

Pihaknya juga menyebut jika tindakan wanita pengendara motor yang mengacungkan jari tengah ke petugas kepolisian sangat tidak patut.

“Selain yang bersangkutan membahayakan diri sendiri dengan tidak mengenakan helm saat berkendara, yang bersangkutan juga melanggar aturan berlalu-lintas, serta melawan petugas dengan cara mengolok-olok yang tidak patut,” jelasnya.

“Profesionalitas dan sikap humanis anggota ketika memperingatkan si pengendara untuk menggunakan helm sudah tepat,” tandas Poengky.

Diharapkan kepada petugas terkait agar memberikan sanksi sesuai aturan hukum yang berlaku terhadap wanita pengendara motor tersebut.

“Saya berharap pengendara motor yang bandel tersebut ditilang saja agar yang bersangkutan jera dan menjadi pengalaman bagi yang lain untuk tidak meniru tindakannya. Selain harus mematuhi aturan lalu lintas, yang bersangkutan seharusnya bisa menjaga sopan santun di muka umum,” pungkasnya.

Aksi pengendara motor yang mengolok petugas lalu lintas tersebut tengah viral di media sosial. Sebuah unggahan video yang menggambarkan adanya seorang wanita pengendara sepeda motor tampak mengacungkan jari tengah kepada polisi lalu lintas.

Aksi tersebut terjadi di wilayah Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Senin (17/1/2022) pukul 11.00 WIB.

Sementara itu, aparat yang bersangkutan adalah Kanit Lantas Polsek Pasar Rebo AKP Gede Oka Sukamto mengatakan, ia mengedepankan sikap humanis saat memberikan imbauan pada pengendara tersebut.

Diungkapkan Gede, kejadian tersebut berlangsung saat dirinya melaksanakan tugas rutin pengaturan lalu lintas, terlebih saat itu sedang ada kecelakaan truk kontainer.

“Saat itu dari arah Kampung Rambutan, di lampu merah, wanita ini dengan santainya mengendarai sepeda motor tidak menggunakan helm. Saya sedang mengatasi kemacetan lalu lintas saat itu,” kata Gede, Senin (17/1/2022).

Kepada wanita pengendara roda dua itu, dirinya menyampaikan peringatan agar menggunakan helm.

Tapi, tutur Gede, pengendara itu malah enggan memakai helm karena alasan cuaca panas.

“Saya hampiri dan menegurnya dan menyarankan untuk memakai helm. Tapi dia seperti meledek dan memancing agar saya marah,” ujarnya.

Mendapati respons itu, dia tidak terpancing emosi dan tetap fokus melaksanakan kewajibannya mengatur lalu lintas.

“Saya sampaikan bahwa ada kecelakaan pada ruas jalan arah ke Bogor dekat lampu merah Cijantung. Saya sarankan agar memakai helm. Wanita itu dengan terpaksa memakai sambil berucap, saya pakai ini di depan Bapak, nanti saya lepas lagi,” bebernya.

“Setelah dia pakai helm saya balik kanan untuk melanjutkan mengurai kemacetan,” paparnya.

Setelah wanita itu mengenakan helmnya, dia berbalik untuk mengatur arus lalu lintas. Tanpa diketahui olehnya, wanita itu mengacungkan jari tengah.

Ternyata, tindakan wanita itu direkam oleh salah seorang pengendara mobil yang berada di belakangnya. Kemudian diunggah ke media sosial Instagram dan menjadi viral. []