Kompolnas Dorong Propam dan Siber Periksa Audit Sistem Keamanan 3 Akun Twitter Polisi yang Like Konten Cabul

Kompolnas Dorong Propam dan Siber Periksa Audit Sistem Keamanan 3 Akun Twitter Polisi yang Like Konten Cabul

JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) merespon perihal 3 akun twitter kepolisian yang melakukan tindakan like konten akun twitter cabul.

 

Diketahui sebelumnya, akun twitter Polres Bogor Kota, akun twitter Polda Jambi, dan akun twitter Satlantas Polresta Banyumas dalam dua minggu terakhir telah me-retweet dan menyukai konten-konten cabul.

 

 

Juru bicara Kompolnas Poengky Indarti mengatakan, Propam dan Siber tengah  memeriksa secara menyeluruh dengan cara mengaudit sistem keamanan ketiga akun kepolisian itu, apakah ada atau tidaknya unsur peretasan ketiga akun twitter tersebut.

 

 

"Propam dan Siber sedang memeriksa apakah dalam kasus-kasus tersebut ada kesengajaan atau tidak. Atau apakah ada yang meretas," ujar Poengky, Rabu (17/11/2021).

 

 

Diketahui, kejadian like konten cabul ini bermula dari akun Twitter Satlantas Polresta Banyumas, @lantasrestabms, yang disebut sempat diretas sebelum akhirnya dinonaktifkan sementara.

 

Akun tersebut sempat retweet karikatur dengan gambar tidak senonoh laki-laki dan perempuan. Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iqbal Alqudusy mengatakan akun @lantasrestabms me-retweet postingan akun lain yang sudah diunggah sejak 6 April 2021.

 

"Postingan konten negatif pada akun Twitter Satlantas Polresta Banyumas diketahui diunggah tanggal 6 April 2021," kata Iqbal dalam keterangannya, Minggu (7/11).

 

Kasat Lantas Polresta Banyumas Kompol Ari Prayitno menyebut akun Twitter Satlantas Polresta Banyumas itu sempat diretas.

 

"Iya (diretas/di-hack). Jadi Twitter itu sudah tidak aktif sejak 27 Oktober 2020, kita kan beralih ke Instagram, ternyata Twitter itu kalau lama tidak digunakan auto-reboot katanya. Itu sekarang sedang didalami sama Satreskrim Polresta Banyumas yang koordinasi dengan Polda sepertinya," kata Ari saat dihubungi wartawan, Minggu (7/11/2021).

 

Beberapa hari setelahnya, giliran akun Twitter @PolresBogorKota bikin gempar jagat maya setelah menyukai akun yang menyebarkan video cabul.

 

Unggahan yang viral ini berawal dari postingan @txtdrberseragam. Akun tersebut mengunggah foto screenshot yang menampilkan postingan yang di-like oleh @PolresBogorKota. Postingan yang di-like tersebut yakni konten-konten cabul.

 

"Kita sudah mempunyai akun-akun itu sudah lama sekali. Selama ini tidak ada masalah dengan seperti ini. Polres Bogor Kota akan melakukan penyelidikan terkait penggunaan tersebut. Siapa yang me-like akun yang tidak bagus itu ya," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago kepada wartawan, Senin (8/11/2021).

 

Terakhir, giliran akun twitter Polda Jambi yang jadi perbincangan di media sosial. Akun tersebut diduga menyukai konten cabul. Polda Jambi menduga akun twitter itu diretas.

 

"Ya, kita sampaikan ya, itu bukanlah dari pihak kita. Twitter resmi Polda Jambi itu sudah lama tidak aktif ya, dan sejak berapa bulan tidak digunakan. Terus dari admin kita sudah cek ya. Kalau itu ada upaya pihak luar yang masuknya, sekarang sudah kita reset ulang, jadi itu bukan dari kami itu," kata Kabid Humas Polda Jambi Kombes Mulia Prianto, Rabu (17/11/2021). []