Kompolnas dan Ombudsman RI Rembukan Bahas Percepatan Pelayanan Pengaduan Masyarakat Soal Maladministrasi Institusi Kepolisian

Kompolnas dan Ombudsman RI Rembukan Bahas Percepatan Pelayanan Pengaduan Masyarakat Soal Maladministrasi Institusi Kepolisian

JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) kembali melaksanakan pertemuan bilateral di Jakarta, Rabu (1/9/2021) lalu. Hadir dalam pertemuan ini Sekretaris Kompolnas Benny Jozua Mamoto sebagai pimpinan Tim Kompolnas dan Assisten Utama 2 Ombudsman RI Johannes Widianto sebagai pimpinan Tim ORI.

Pertemuan ini merupakan bagian dari agenda aksi kedua lembaga pengawas yang sama-sama menyelenggarakan penanganan pengaduan masyarakat.

Merujuk kepada Nota Kesepahaman Bersama yang ditandatangai kedua lembaga pada tanggal 3 Februari 2021, Kompolnas dan ORI bersepakat meningkatkan koordinasi dan kerjasama dalam upaya percepatan penyelesaian penanganan pengaduan masyarakat.

Dalam taklimat awalnya, Johannes Widiato mengatakan, ORI telah membangun kerjasama dengan lembaga pemerintahan dan lembaga Negara dalam penyelenggaraan pelayanan publik. 

Khusus pertemuan dengan Kompolnas ini, agenda utama yang menjadi pokok bahasannya adalah penguatan koordinasi dan kerjasama dalam rangka percepatan penanganan pengaduan masyarakat tentang dugaan maladministrasi yang terjadi pada instansi kepolisian.

“Titik berat pembahasan pertemuan ini, dalam rangka percepatan penanganan pengaduan masyarakat tentang dugaan maladministrasi yang terjadi pada instansi kepolisian,”, terang Johannes.

Berikut poin-poin yang dibahas oleh Kompolnas dan ORI:

1.    Upaya bersama kedua belah pihak dalam rangka meningkatkan sinergitas kedua lembaga sebagai Pengawas Eksternal Polri.

2.    Metode-metode percepatan pelayanan pengaduan masyarakat kepada Kompolnas dan ORI terkait Institusi Polri.

3.    Pembahasan beberapa contoh kasus yang ditangani Polri, yang perlu mendapat atensi dari Pengawas Eksternal.

4.    ORI meminta saran dan masukan kepada Kompolnas tentang kiat-kiat agar permohonan klarifikasi dan penjelasan mendapat perhatian dan atensi dari Polri.

5.    ORI meminta kesediaan Kompolnas untuk menjelmbatani komunikasi dan koordinasi kepada Pengawasa Internal Polri dalam upaya percepatan penyelesaian pengaduan masyarakat yang disampaikan kepada ORI.[hs]