Kompolnas : Semua Elemen Bangsa Harus Bahu Membahu Sukseskan Herd Immunity

Kompolnas : Semua Elemen Bangsa Harus Bahu Membahu Sukseskan Herd Immunity

Jakarta - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) memberikan apresiasi serta dukungan terkait intruksi Kapolri Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo, yang mengajak seluruh jajaran Polri untuk menggandeng warga Nahdatul Ulama (NU) se-Indonesia dalam program percepatan herd immunity.

Hal tersebut disampaikan oleh anggota Kompolnas, Mohammad Dawam, intruksi Kapolri terkait vaksinasi massal dengan menggandeng warga NU se-Indonesia bekerjasama dengan TNI dan PBNU adalah langkah strategis dan diharapkan akan efektif.

“Bagi warga NU, selama program Pemerintah mengandung unsur mashlahah ‘ammah (kemaslahatan umum), maka wajib hukumnya untuk mengikutinya dalam konteks ini adalah program vaksinasi massal untuk mempercepat kekebalam komunitas (herd immunity),”tutur Dawan saat dihubungi media pada Kamis (8/7/2021).

Dawam juga menambahkan, sebagai anggota Kompolnas, dirinya ikut mendorong dan membantu semua jejaring warga NU, baik di level kecamatan, kabupaten hingga tingkat provinsi, untuk bahu-membahu dalam menyukseskan program vaksinasi massal yang diberikan pemerintah, dengan bekerjasama dengan Polri dan TNI.

“Hemat saya, hal ini akan berjalan dengan baik, dan sebagai Anggota Kompolnas saya ikut mendorong semua jejaring NU baik di level kecamatan, kabupaten, hingga provinsi harus bahu-membahu dalam mensukseskan program ini,” ucap Dawam.

Lebih lanjut, menurut Dawan, program yang sedang dicanangkan pemerintah termasuk dalam salah satu kaedah dasar yang sering digunakan warga NU yakni: tasharruful imaam 'alar raiyyah, manuuthun bil mashlahah (kebijakan pemerintah terhadap rakyatnya, harus diorientasikan pada bentuk kemaslahatan). Dalam hal ini, dapat dipastikan orientasi Kapolri, TNI, dan PBNU adalah dalam konteks orientasi kemaslahatan dalam bidang penanganan kesehatan bagi warga Indonesia.

“Tentu bukan hanya kepada warga NU se-Indonesia, namun juga semua elemen anak bangsa apalagi di saat saat yang membutuhkan bangunan konsolidasi ukhuwwah wathaniyyah (persaudaaan kebangsaan) di Indonesia. Berharap, pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa: Program ini berjalan efektif, strategis, dan bermanfaat bagi kita semuanya,” pungkasnya. []