Kasus Tahanan Tewas di Polsek Lubuk Linggau Utara Mencuat, Kapolda Sulsel Ucapkan Kalimat Tegas

Kasus Tahanan Tewas di Polsek Lubuk Linggau Utara Mencuat, Kapolda Sulsel Ucapkan Kalimat Tegas

Sumatera - Kasus tewasnya seorang tahanan bernama Hermanto (41) di Polsek Lubuklinggau Utara, Sumatera Selatan pada Februari 2022 lalu, kembali mencuat ke permukaan. Pasalnya, muncul dugaan bahwa korban tewas akibat dianiaya oleh polisi di dalam sel.

Kapolda Sumsel Irjen Toni Harmanto menyesalkan atas kejadian tersebut. Dengan tegas, Kapolda Sumsel memastikan pihaknya telah menindak oknum anggotanya yang melanggar.

“Sejak meninggalnya tahanan sudah dilakukan pemeriksaan dan penahanan (terhadap anggota Polri),” ujar Toni, Mingggu (20/3/2022).

Selanjutnya, Polda Sumsel juga telah menetapkan empat oknum polisi sebagai tersangka dan akan dikenakan sanksi pidana. Selain itu AKP Sudarno juga telah dicopot dari jabatannya sebagai Kapolsek Lunuklinggau.

“Sudah dimutasi ke Polda dalam rangka evaluasi,” kata Toni.

Selain proses pidana, keempat polisi tersebut juga terancam dipecat dari Korps. Bhayangkara.

Lebih lanjut, Toni menyampaikan, setidaknya ada tujuh anggota Polsek Lubuklinggau Utara yang diperiksa Propam. “Kami lakukan proses hukum pidana kepada anggota yang terbukti menganiaya,” tegas Toni.

Sebelumnya, Toni telah menyampaikan permohonan maaf dan bela sungkawa kepada keluarga korban.

"Bapak Kapolda sangat menyayangkan terhadap kasus ini, beliau selaku pimpinan Polda Sumsel menyampaikan permohonan maaf kepada pihak keluarga korban," kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi, Senin (21/2/2022).

Supriadi melanjutkan, Irjen Toni berkomitmen akan menindak tegas jajarannya, apabila benar terbukti berperan dalam kasus tewasnya Hermanto.

"Beliau berkomitmen bahwa akan menindak anggotanya yang melakukan pelanggaran sesuai dengan aturan yang berlaku," imbuh Supriadi.

Diketahui, Hermanto berstatus sebagai tersangka terkait kasus dugaan pencurian yang sudah dalam tahap penyidikan. Dia ditemukan tewas dengan kondisi mengalami luka lebam di beberapa bagian tubuhnya pada Senin (14/2/2022).

Menurut keluarga, Hermanto ditangkap personel Polsek Lubuklinggau Utara, pada Senin (14/2/2022) sekitar pukul 10.00 WIB saat sedang mengendarai truk molen di dekat rumahnya.