Jika terbukti selingkuh Kompolnas minta Bripka HK disanksi etik dan pidana

Jika terbukti selingkuh Kompolnas minta Bripka HK disanksi etik dan pidana

Jakarta - Komsi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta Bripka HK disanksi etik dan dipidana jika terbukti selingkuh hingga KDRT terhadap istrinya.

Diberitakan, Anggota Polsek Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Bripka HK, dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh istrinya atas dugaan perselingkuhan dengan sejumlah wanita dan dugaan kasus KDRT. Kompolnas meminta Bripka HK disanksi etik dan dipidana jika terbukti selingkuh.

"Dengan pelaporan tersebut, Bripka HK harus diproses etik dan pidana. Untuk sanksi etik, maka ancaman maksimalnya adalah PTDH, dan untuk sanksi pidana ancaman maksimalnya 3 tahun penjara," kata Komisioner Kompolnas Poengky Indarti kepada wartawan, Sabtu (12/11/2022).

Poengky sangat menyesalkan atas terjadinya tindakan perselingkuhan hingga KDRT oleh anggota polisi terhadap istrinya sendiri. Menurutnya, perselingkuhan termasuk bentuk KDRT yang dilarang dalam Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT).

"Kami sangat menyesalkan jika benar Bripka HK anggota Polsek Pondok Aren melakukan tindakan perselingkuhan sehingga dilaporkan oleh istrinya ke Polda Metro Jaya. Perselingkuhan adalah merupakan bentuk kekerasan dalam rumah tangga sebagaimana dimaksud Pasal 5 UU PKDRT dan ancaman hukumannya ditegaskan dalam Pasal 45 UU PKDRT," ujar Poengky.

Untuk memberikan efek jera, lanjut Poengky, maka sanksi etik dan pidana perlu dijatuhkan secara maksimum jika yang bersangkutan terbukti benar melanggar hukum. Anggota kepolisian harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, untuk setia kepada istri dan menjaga keharmonisan keluarganya.

Sebelumnya beredar video di media sosial tentang dugaan perselingkuhan anggota Polres Tangsel Bripka HK. Dalam video tersebut juga tertulis Bripda HK berselingkuh dengan beberapa perempuan.

Video dimaksud menampilkan sejumlah bukti percakapan via WhatsApp juga turut diunggah. Tidak ketinggalan video tersebut juga menampilkan surat laporan yang dilayangkan ke Pengawas Internal Polda Metro Jaya dalam hal ini Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid. Propam).

apolres Tangerang Selatan AKBP Sarly Shollu dalam keterangannya menjelaskan, pihaknya tengah menyelidiki kabar yang beredar tersebut. Sarly juga menyatakan tengah memeriksa polisi yang diduga berselingkuh itu. "Masih kita lakukan pemeriksaan terhadap anggota itu," katanya.

Selain dugaan perselingkuhan, HK juga dilaporkan atas dugaan KDRT. Kasus KDRT Bripka HK ini ditangani Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menyebutnya Birpka HK dilaporkan istri sahnya atas dugaan berselingkuh dengan dua wanita.

Dua wanita tersebut disebut-sebut bekerja di kementerian dan satu lagi merupakan anggota ormas.

"Yang ada buktinya itu yang pegawai kementerian sama yang ormas," imbuhnya.